Yayasan Patriot Bangsa Mandiri Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan
- 28 Jan 2026 15:17 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Kulon Progo – Yayasan Patriot Bangsa Mandiri mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Kabupaten Kulon Progo dalam implementasi konsep ekonomi kerakyatan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Yayasan Patriot Bangsa Mandiri, Asep Susilo, di acara Business Matching yang digelar Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, di Aula Adikarto, Rabu 28 Januari 2026. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi antar elemen ekonomi di daerah.
Kepala Yayasan Patriot Bangsa Mandiri, Asep Susilo AS mengatakan, keberhasilan rantai ekonomi lokal bisa dicapai dengan sinergi antara Sentra Pelayanan Pertanian Terpadu (SPPG), UKM Kulon Progo, dan Koperasi Desa/Kalurahan Merah Putih (KDKMP). Kolaborasi ini akan memudahkan pengawasan dan pengendalian, terutama dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"MBG ini sukses dan tidaknya tidak lepas dari pengawasan dan pengendalian. Ketika mengambil dari luar, belum tentu kita tahu kualitasnya. Di sini, kita bisa bersama-sama mengawal program agar tepat sasaran, mulai dari sumber hingga distribusi," ujarnya.
Asep menjelaskan, di beberapa SPPG yang dikelola yayasannya, memang masih ada beberapa produk yang belum mampu dipenuhi secara mandiri oleh produsen lokal. Meski demikian, Asep menegaskan tetap memprioritaskan pasokan dari wilayah Kulon Progo.
Kulon Progo memiliki potensi besar pada produk olahan seperti tahu dan tempe, serta sektor pertanian lainnya seperti kedelai dan sayur-mayur. Namun, perlu ada pendampingan lebih lanjut bagi para petani.
"Petani kita mau berubah jika diminta menanam komoditas tertentu, tetapi mereka butuh pendampingan dari pemerintah daerah agar penataannya jelas," katanya.
Hingga saat ini, lanjut Asep, Yayasan Patriot Bangsa telah membawahi 5 SPPG di Kabupaten Kulon Progo dengan total 10 SPPG di seluruh wilayah DIY. Selain fokus pada distribusi, yayasan Patriot Bangsa Mandiri juga aktif melakukan pendampingan kepada kelompok ibu rumah tangga dalam memproduksi tempe dengan standar kualitas dan harga yang kompetitif.
Melalui langkah-langkah ini, Asep berharap, konsep ekonomi kerakyatan di Kulon Progo dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....