MI Muhammadiyah Kenteng Raih Penghargaan Sekolah Aktif Literasi

  • 24 Jan 2026 19:23 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Madrasah Ibtidaiyajlh (MI) Muhammadiyah Kenteng, Kulon Progo berhasil meraih penghargaan bergengsi sebagai sekolah aktif literasi dari komunitas Yuk Menulis Daerah Istimewa Yogyakarta. Keberhasilan luar biasa ini merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya membaca.

Kepala Madrasah, Murtana, menerima penghargaan tersebut secara darin. Momentum bersejarah ini terjadi pada Senin, 5 Januari lusa pekan lalu, di sekolah tersebut.

Founder Komunitas Yuk Menulis, Fitria Mardiyati memberikan apresiasi tinggi kepada pihak sekolah atas komitmen besar dalam memajukan literasi. Menurutnya semangat literasi di madrasah ini harus menjadi contoh bagi instansi pendidikan lain di wilayah Kulon Progo.

"Kami merasa sangat bersyukur atas penghargaan ini karena merupakan hasil dari proses panjang yang telah kami lalui bersama-sama," ujar Murtana.

Pihak sekolah merasa sangat bangga karena kerja keras seluruh siswa dan guru akhirnya mendapatkan pengakuan resmi dari lembaga kompeten. Prestasi ini membuktikan bahwa madrasah mampu bersaing dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kaya akan karya tulis yang berkualitas tinggi.

"Semoga pencapaian membanggakan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa agar terus semangat dalam menulis serta membaca setiap hari," ujarnya.

Program literasi ini akan terus dikembangkan agar seluruh potensi kreatif murid dapat tersalurkan dengan sangat baik dan maksimal.

"Kami berkomitmen penuh untuk menjaga nyala api semangat menulis di lingkungan sekolah demi masa depan generasi yang lebih cerah," ucapnya.

Sejarah literasi di MI Muhammadiyah Kenteng, dimulai sejak mengikuti program Sekolah Literasi Indonesia oleh Yayasan Dompet Dhuafa. Program angkatan pertama di Kabupaten Kulon Progo tersebut telah meletakkan fondasi yang sangat kuat bagi perkembangan literasi sekolah ini.

Keberlanjutan program dari masa lalu hingga sekarang merupakan kunci utama mengapa madrasah ini tetap eksis dalam jalur prestasi literasi. Guru-guru secara aktif membimbing para siswa untuk mencintai buku sehingga tercipta ekosistem pendidikan yang sangat mendukung pertumbuhan intelektual anak.

Saat ini sekolah tengah berpartisipasi dalam Festival Literasi Kulon Progo dengan melibatkan sebanyak delapan puluh personil siswa yang sangat antusias. Para peserta didik yang terlibat berasal dari kelas dua hingga kelas enam yang semuanya memiliki semangat juang sangat tinggi.

Seluruh siswa berkarya bersama untuk menciptakan kumpulan puisi indah yang mengusung tema besar tentang cita-cita masa depan mereka.

"Proses kreatif ini diharapkan mampu mengasah daya imajinasi serta kemampuan linguistik para murid dalam merangkai kata-kata yang penuh makna," katanya, menambahkan.

Kolaborasi antara pihak sekolah dengan komunitas luar merupakan strategi jitu dalam memperluas wawasan serta jaringan literasi bagi para siswa. Keaktifan ini membuat identitas MIMUDAKU semakin dikenal luas sebagai sekolah yang sangat peduli terhadap pengembangan minat baca dan tulis. (Gilang Kinantyo Rahmat)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....