Resmi Dilantik, PWI DIY 2025–2030 Fokus Tingkatkan Profesionalisme Wartawan

  • 22 Jan 2026 13:50 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Sebuah janji dilontarkan Ketua PWI DIY terpilih untuk masa bakti 2025-2030, Hudono. Dirinya menegaskan, jajaran kepengurusan PWI untuk lima tahun ke depan, siap meningkatkan profesionalisme wartawan.

“PWI DIY berkomitmen, periode 2025–2030 menjadi masa penguatan jurnalisme yang berkualitas dan berpihak pada kebenaran, kepentingan publik, serta nilai-nilai keistimewaan Yogyakarta,” ucap Hudono selaku Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Pada Kamis, 22 Januari 2026, Drs Hudono, SH dikukuhkan sebagai Ketua PWI DIY periode 2025–2030 setelah sebelumnya terpilih pada Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI DIY 2025 pada 18 November 2025. Dengan ini, Hudono resmi memimpin PWI DIY selama 2 kali masa bakti sejak 2020.

Dalam sambutannya di Kompleks Kepatihan Pusat Pemerintahan DIY, Hudono mengatakan fokus PWD DIY periode ini adalah peningkatan profesionalisme dan kompetensi wartawan. Di tengah maraknya berita berdasar opini, jurnalistik dituntuk tetap pada posisinya.

Sementara itu, Ahmad Munir selaku ketua umum PWI Pusat menyampaikan PWI hadir bersama pemerintah dan rakyat untuk menjadi elemen bangsa yang strategis dalam mencerdaskan dan memajukan Indonesia. PWI terus menjaga nilai-nilai perjuangan, yakni meneguhkan wartawan PWI sebagai alat atau insan perjuangan bagi kemajuan bangsa Indonesia.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X turut hadir serta menerima anugerah anggota kehormatan PWI. Sultan mengatakan, menjadi pengurus PWI DIY adalah amanah yang membawa tanggung jawab profesional dan moral untuk menjaga martabat pers serta kepercayaan publik terhadap dunia jurnalistik.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada PWI di mana penghargaan ini bukan semata penanda keorganisasian. Melainkan sebuah penumbuhan nilai bahwa pers dan kepemimpinan publik berjumpa pada simpul yang sama,” ujar Sri Sultan HB X.

Melihat dunia jurnalistik berada dalam tantangan yang kompleks, Sultan berharap wartawan tetap teguh pada etika dan keberpihakan pada kebenaran. PWI menjadi organisasi yang menjaga standar, merawat etika, dan membentengi martabat profesi agar pers tetap menjadi rujukan yang dipercaya masyarakat. (bunga)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....