Metamorfosis Negara Dari Nusantara Menjadi Indonesia

  • 22 Jan 2026 08:55 WIB
  •  Yogyakarta

Belakangan ini banyak muncul istilah-istilah yang beredar dikalangan anak muda. Ada negara Konoha, negara Wakanda atau apalah istilah-istilah lainnya yang muncul. Sebutan-sebutan seperti itu bisa muncul karena dinamika yang terjadi di Masyarakat. Sebelum kata Indonesia Lahir seperti saat ini, ada beberapa catatan kuno dalam beberapa rangkaian sejarah, periodisasi Sejarah yang namanya Nusantara.

Menurut Sabit Irfani,S.Pd,M.Pd selaku Kepala Unit Tridaya Yogyakarta sekaligus sebagai dosen Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Ketika menjadi narasumber dalam program Kita Indonesia di Programa 1 RRI Yogyakarta beberapa waktu yang lalu , dia menerangkan sebelum masuk di masa Nusantara ,dalam catatan kuno India disebut Indonesia sebagai Dwi Pantara. Bipa itu pulau dan antara itu seberang dan dimaknai sebagai kepulauan Seberang. Sementara dari bahasa Yunani menyebut Indonesia sebagai Indus yang berarti India dan Nesos, Yang artinya kepulauan secara geografis wilayah Indonesia.

Lebih lanjut Sabit Irfani mengatakan ketika masa penjajahan Belanda digunakan istilah Netherlands Indies. Hal ini berkaitan dengan kesatuan wilayah, kesatuan wilayah politik yang memang pada saat itu berada di bawah jajahan Belanda. Namun ketika pendudukan Jepang, istilah “Tundo” lebih condong ke Hindia Timur.

“Jika Melihat Sejarah sejak 28 Oktober 1928 kata Indonesia bergaung ketika sumpah pemuda di ikrarkan pemuda-pemuda Indonesia, yang bunyinya bertumpah darah yang satu tanah air Indonesia, mengaku berbangsa yang satu Bangsa Indonesia serta menjunjung tinggi Bahasa persatuan Bahasa Indonesia”

Jadi negara Indonesia itu lahir dari sebelumnya berupa negara-negara tradisional berbentuk Kerajaan, kemudian berubah menjadi nusantara dan akhirnya sampai menjadi Republik Indonesia.

Bicara tentang anak muda dalam konteks ruang demokrasi , sebenarnya mereka bisa menyampaikan tentang peristiwa- peristiwa di Indonesia. Namun kadangkala ada kekhawatiran mereka dalam berpendapat, akhirnya sebutan negara Indonesia diplesetkan menjadi negara Konoha atau negara Wakanda Ketika menyampaikan kritik.

Sebaiknya setiap anak muda tetap bisa menyampaikan kritik dan pendapatnya dengan santun dan elegan, tanpa memplesetkan nama negara Indonesia dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya bangsa dan nilai-nilai Pancasila dalam kesehariannya, ujar Sabit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....