Muhammadiyah dan Pemkab Kulon Progo Dorong Kemandirian Ekonomi Kalurahan

  • 17 Nov 2025 07:57 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Kulon Progo: Semangat kemandirian ekonomi Kalurahan di Kulon Progo mendapatkan dorongan kuat, salah satunya melalui inisiatif program "Kampung Berkemajuan" yang diinisiasi Muhammadiyah. Bertepatan dengan peringatan Milad Muhammadiyah ke-113, Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) dan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM), menanam bibit pisang secara simbolis di Padukuhan Grubug, Jatisarono, Nanggulan, Kulon Progo, pada Minggu (16/11/25).

Kegiatan ini untuk mentransformasi Kampung Berkemajuan menjadi sentra produksi olahan pisang yang memiliki nilai jual tinggi. Tentunya dengan didampingi penuh oleh Kelompok Jamaah Tani Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (JATAM DIY).

Ketua JATAM DIY, Lukman Johanudin, menjelaskan, pendampingan yang diberikan bersifat holistik.

"Jadi program ini berfokus pada pengembangan budidaya pisang mulai dari pembibitan, budidaya, pengelolaan pisang, bahkan sampai nanti bagaimana tentang pengembangan pemasarannya," ujar Lukman, di Kulon Progo, Minggu (16/11/2025).

Upaya pemberdayaan ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kulon Progo. Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, bahkan hadir langsung untuk memberikan bekal ilmu pertanian, dan berpartisipasi menanam bibit pisang secara simbolis.

Agung menekankan, program merupakan wujud nyata kontribusi Muhammadiyah kepada masyarakat.

"Kegiatan ini bisa terus ditumbuh kembangkan guna memberikan nilai kemanfaatan bagi masyarakat. Muhammadiyah benar-benar memberikan wujud nyata bagi masyarakat," ungkap Agung.

Agung berharap agar lahan-lahan wakaf pertanian milik Muhammadiyah di Kulon Progo dapat dioptimalkan pemanfaatannya untuk kemaslahatan masyarakat luas, sekaligus menawarkan dukungan kontribusi langsung.

"Jika Kulon Progo perlu tentang bagaimana pertanian yang lebih baik, saya siap mendampingi," Ujar Agung.(har).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....