GKR Hemas Tekankan Peran DPD RI dalam Pembangunan

  • 31 Okt 2025 18:34 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Sleman: Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas menyebut jika Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), memiliki peran krusial dalam mewujudkan pembangunan berkeadilan menuju Indonesia Emas 2045. Sebab, DPD RI merupakan lembaga representasi daerah yang mempunyai peran strategis.

Hal tersebut diungkapkan saat peluncuran buku terbarunya berjudul “GKR Hemas Menguatkan Kewenangan DPD RI: Mewujudkan Otonomi Daerah Menuju Indonesia Emas 2045.” Acara peluncuran digelar di Convention Hall Lantai 1 Kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Kamis (30/10/2025).

Kepada awak media Ratu Hemas mengatakan, buku tersebut merekam perjalanan panjang dan refleksi dirinya sebagai Wakil Ketua DPD RI Bidang Otonomi Daerah, Politik, dan Hukum. Menurutnya, buku itu bukan sekadar autobiografi, melainkan kumpulan pemikiran, pengalaman, dan refleksi perjuangan DPD RI dalam mengawal kepentingan daerah di tingkat nasional.

“Buku ini adalah dokumentasi perjalanan dan semangat perjuangan menjaga marwah representasi daerah. Saya berharap buku ini menjadi inspirasi bagi semua pihak yang peduli terhadap masa depan otonomi daerah dan keadilan pembangunan,” ucapnya.

Ratu Hemas menambahkan, perjuangan memperkuat DPD RI membutuhkan konsistensi, keteguhan, dan komitmen kolektif agar lembaga tersebut benar-benar menjadi penyeimbang dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Menurutnya, otonomi daerah bukan sekadar pembagian kewenangan administratif, tetapi juga wujud kedaulatan rakyat di tingkat lokal.

“Peluncuran buku di DIY memiliki makna simbolis karena keistimewaan DIY mencerminkan kearifan lokal dan keteladanan dalam membangun bangsa. Kearifan lokal adalah fondasi kuat untuk membangun Indonesia yang berkeadilan dan berkelanjutan,” katanya.

Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menyampaikan apresiasi atas karya tersebut. Ia menilai, buku GKR Hemas merupakan kontribusi intelektual dan moral yang penting dalam memperjuangkan eksistensi DPD RI di tengah dinamika politik nasional.

“Buku ini menjadi bukti bahwa perjuangan politik bisa lahir dari kejernihan berpikir dan ketulusan pengabdian. Apa yang dilakukan GKR Hemas menjadi teladan moral bagi perjuangan daerah,” ujarnya. (aji/ros)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....