Kajian Tarawih UAD Soroti Pentingnya Integritas dalam Teknologi

  • 11 Mar 2026 23:06 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Perkembangan teknologi yang semakin terhubung dengan internet membuat banyak perangkat dapat dikendalikan dari jarak jauh. Namun, di balik kemudahan tersebut, ada sejumlah syarat penting agar teknologi tetap aman dan bermanfaat bagi manusia.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Prof. Dr. Sunardi, M.T., dalam kajian atau tausiah Tarawih di Masjid UAD Ringroad Selatan pada Rabu 11 Maret 2026.

Dalam kajiannya, Prof. Sunardi menjelaskan bahwa teknologi yang terhubung dengan internet membutuhkan tiga prasyarat utama agar dapat dikendalikan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal.

Tiga Prasyarat Teknologi yang Aman

Menurut Prof. Sunardi, terdapat tiga aspek penting yang harus dijaga integritasnya dalam sistem teknologi modern, yaitu:

Integritas Data

Data harus terjaga keaslian dan keamanannya sehingga tidak dimanipulasi atau diubah oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Integritas Sistem Komunikasi (Delivery System)

Sistem komunikasi yang digunakan untuk mengirimkan data harus dapat dipercaya dan tidak mengalami gangguan atau penyadapan.

Integritas Timeline atau Waktu

Ketepatan waktu dalam sistem sangat penting, terutama dalam sistem digital yang bergantung pada sinkronisasi waktu untuk menjalankan berbagai proses.

Ketiga aspek tersebut menjadi fondasi agar teknologi yang terhubung dengan internet dapat digunakan secara aman, efektif, dan terpercaya.

Makna Integritas dalam Kehidupan

Lebih lanjut, Prof. Sunardi menjelaskan bahwa konsep integritas tidak hanya penting dalam teknologi, tetapi juga dalam kehidupan manusia.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), integritas diartikan sebagai kejujuran, keselarasan, serta kesatuan antara apa yang diniatkan, diucapkan, dan dilakukan. Dengan kata lain, seseorang yang memiliki integritas akan tetap konsisten menjalankan apa yang telah ditetapkannya.

Tiga Ciri Manusia Berintegritas

Dalam kajian tersebut juga dijelaskan bahwa manusia yang memiliki integritas memiliki beberapa ciri utama, di antaranya:

Memiliki sikap jujur

Kejujuran merupakan nilai penting dalam kehidupan, sebagaimana tercantum dalam Surat Al-A’raf ayat 70.

Memiliki sikap tanggung jawab

Setiap manusia harus bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya, sebagaimana dijelaskan dalam Surat Al-Muddassir ayat 38.

Konsisten dalam tindakan

Konsistensi menjadi kunci agar kepercayaan orang lain tetap terjaga.

Contoh Integritas dalam Cerita Anak

Untuk memudahkan pemahaman, Prof. Sunardi juga memberikan contoh sederhana yang sering muncul dalam cerita anak.

Dalam kisah tersebut, seorang anak yang menggembala domba merasa bosan lalu berteriak bahwa ada serigala yang menyerang. Warga desa datang menolong, namun ternyata hal itu hanya sebuah kebohongan. Kejadian tersebut terjadi hingga tiga kali.

Ketika suatu saat benar-benar ada serigala yang datang menyerang, warga desa tidak lagi percaya dan tidak datang menolong karena mengira itu hanya kebohongan seperti sebelumnya.

Kisah tersebut menggambarkan bahwa integritas dan kepercayaan dibangun dalam waktu yang panjang, namun dapat runtuh hanya karena kebohongan yang dilakukan berulang kali.

Integritas Sebagai Fondasi Kepercayaan

Melalui kajian tersebut, Prof. Sunardi mengingatkan bahwa baik dalam teknologi maupun dalam kehidupan sehari-hari, integritas merupakan fondasi utama yang harus dijaga.

Tanpa integritas, baik sistem teknologi maupun hubungan antarmanusia dapat kehilangan kepercayaan dan tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya.

Rekomendasi Berita