Menjelang Lebaran, Pedagang Jasa Tukar Uang Bermunculan di Yogyakarta
- 09 Mar 2026 21:02 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, YOGYAKARTA - Fenomena penukaran uang baru mulai menjamur menjelang Lebaran. Di Kota Yogyakarta, belasan penyedia jasa tukar uang terlihat berjejer di sepanjang jalan Panembahan Senopati menawarkan pecahan uang baru kepada masyarakat.
Para pedagang ini biasanya memperlihatkan tumpukan uang di pinggir jalan untuk menarik perhatian calon pembeli. Kebanyakan dari mereka hanya bermodalkan kursi, meja, serta payung untuk melayani masyarakat yang ingin menukar uang.
Salah satu penyedia jasa tukar uang, Feri, mengaku telah menjalankan usaha ini selama lima tahun. Ia mengatakan bisnis penukaran uang tersebut hanya dijalankan pada bulan Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri. “Penukaran uang baru ini kan selama sebelum lebaran, kalau bulan lain enggak ada. Saya dari dulu jualan disini aja, enggak pernah ditempat lain.
Ia juga menjelaskan bahwa uang yang paling sering ditukarkan adalah pecahan Rp 5.000 dan Rp 10.000. Menurutnya, sebagian besar masyarakat menukarkan uang untuk kebutuhan Tunjangan Hari Raya (THR) saat Lebaran.
Namun Feri mengeluhkan adanya penurunan pendapatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia mengaku kondisi tersebut mulai terasa sejak pandemi Covid-19 melanda. “Malah turun ya, malah sepi tahun ini. Penukaran sampai sekarang ini satu juta belum ada. Setelah Covid itu pendapatan makin anjlok,” ucap Feri.
Untuk setiap penukaran uang, Feri mematok biaya jasa sebesar Rp 15.000 untuk setiap Rp 100.000 yang ditukarkan. Misalnya, jika menukar Rp 100.00 maka membayar Rp 115.000, jika penukaran Rp 200.000 dikenakan biaya Rp 230.000. (Aryasena)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....