Kreativitas Ramadhan: Limbah Disulap Jadi Hadiah Cantik
- 09 Mar 2026 15:08 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Taman Baca Masyarakat (TBM) Mekar Insani dengan alamat Suryodiningratan RT 33RW 09 kelurahan Suryodiningratan bersama Kampung Baca Suryodiningratan bekerja sama dengan Lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sejahtera Mantrijeron menggelar kegiatan bertajuk Semarak Literasi Ramadhan: Olah Limbah-Sampah Menjadi Hadiah pada Sabtu, 7 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Mekar Insani mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB ini bertujuan mengisi bulan suci Ramadhan dengan aktivitas inspiratif sekaligus edukatif bagi masyarakat.
Workshop tersebut menghadirkan Pamong Belajar PKBM Sejahtera, Bunda Lastri, sebagai pemateri utama. Dalam sesi pemaparan, ia mengajak peserta melihat sampah anorganik dari sudut pandang yang berbeda, yakni sebagai bahan kreatif yang masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali. Melalui penyampaian yang sederhana dan aplikatif, peserta diajak memahami bahwa barang bekas dapat diolah menjadi karya bernilai guna. “Barang bekas sering dianggap tidak berguna, padahal jika diolah dengan kreativitas bisa menjadi karya yang menarik bahkan bernilai ekonomi,” ujarnya.
Peserta yang terdiri dari ibu-ibu dan remaja putri tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Pada sesi praktik, mereka diajak membuat tempat hampers dari bahan daur ulang seperti kardus dan plastik kemasan. Setelah dibentuk, tempat hampers tersebut dihias dengan berbagai aksesoris kreatif sehingga tampil menarik dan layak dijadikan hadiah Ramadhan.
..webp)
Selain itu, peserta juga belajar membuat boneka lucu dari kaos kaki yang sudah tidak terpakai. Dengan sedikit kreativitas dan sentuhan dekorasi sederhana, kaos kaki bekas tersebut disulap menjadi boneka unik yang dapat dijadikan hiasan rumah maupun mainan anak.
Menurut Bunda Lastri, kegiatan ini tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah secara bijak. “Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin menunjukkan bahwa sampah anorganik masih bisa dimanfaatkan menjadi produk yang berguna sekaligus mengurangi jumlah sampah yang dibuang,” katanya.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap program MasJOS (Masyarakat Jogja Olah Sampah) yang digagas Pemerintah Kota Yogyakarta. Program tersebut mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah, khususnya melalui pengolahan kembali limbah yang masih memiliki nilai guna.
Dengan kuota peserta terbatas sebanyak 20 orang, suasana workshop berlangsung hangat dan interaktif. TBM Mekar Insani berharap kegiatan Semarak Literasi Ramadhan ini dapat menumbuhkan kesadaran bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan membaca dan menulis, tetapi juga melalui proses belajar kreatif yang berdampak positif bagi lingkungan. “Ramadhan menjadi momentum untuk berkarya, berbagi, sekaligus menjaga lingkungan melalui kreativitas,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....