Kapan Waktu yang Tepat untuk Berolahraga di Bulan Puasa?
- 08 Mar 2026 13:42 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Bulan Ramadan selalu menjadi momen bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah sekaligus menjaga kesehatan tubuh. Salah satu cara menjaga kebugaran selama berpuasa adalah tetap melakukan olahraga dengan waktu dan intensitas yang tepat.
Pada tahun ini, Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan berlangsung pada Februari-Maret 2026, di mana umat Muslim menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Meski aktivitas makan dan minum terbatas pada waktu tertentu, olahraga tetap dapat dilakukan selama puasa dengan memperhatikan kondisi tubuh.
Dosen Jurusan Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta Yudik Prasetyo menjelaskan bahwa olahraga saat berpuasa tetap bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
| Baca juga: Asupan Gizi Ibu Hamil Selama Bulan Ramadan |
“Olahraga yang dilakukan saat berpuasa bertujuan untuk pemeliharaan tubuh agar tetap sehat dan bugar,” kata Yudik dalam artikelnya.
Namun, intensitas olahraga perlu disesuaikan. Aktivitas fisik sebaiknya tidak dilakukan terlalu berat agar tubuh tidak kehilangan terlalu banyak energi selama berpuasa.
Menurut Yudik, intensitas olahraga saat Ramadan sebaiknya 40 hingga 50 persen lebih ringan dibandingkan latihan normal. Jenis olahraga yang disarankan antara lain senam ringan, berjalan kaki, hingga jogging dengan durasi sekitar 20 hingga 30 menit.
Selain itu, terdapat beberapa waktu yang dinilai paling tepat untuk berolahraga selama bulan puasa. Waktu tersebut antara lain menjelang berbuka puasa, setelah salat tarawih, atau menjelang sahur.
Jika dilakukan menjelang berbuka, tubuh dapat segera mengganti cairan dan energi yang hilang setelah berolahraga. Sementara itu, olahraga setelah tarawih memberikan waktu yang lebih longgar bagi tubuh untuk melakukan aktivitas fisik tanpa khawatir kekurangan energi.
Yudik juga menyarankan olahraga dengan intensitas ringan yang sekaligus memberikan efek relaksasi bagi tubuh dan pikiran, seperti yoga, pilates, atau body balance. Latihan tersebut dinilai cocok dilakukan selama Ramadan karena tidak terlalu membebani tubuh.
Selain menjaga aktivitas fisik, pola makan saat sahur juga berperan penting dalam menjaga stamina selama puasa. Asupan makanan dianjurkan memenuhi kebutuhan gizi seimbang dengan komposisi karbohidrat, protein, dan lemak yang cukup agar tubuh tetap bertenaga sepanjang hari.
Dengan pengaturan waktu dan intensitas yang tepat, olahraga tetap bisa dilakukan selama Ramadan tanpa mengganggu ibadah puasa. Bahkan, aktivitas fisik yang terjaga dapat membantu tubuh tetap sehat dan bugar hingga akhir bulan suci.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....