Mendekati Idulfitri, Penjual Parsel di Sleman Kebanjiran Pesanan

  • 07 Mar 2026 13:23 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Meski Hari Raya Idulfitri terbilang masih lebih dari dua pekan lagi, tapi penjual parsel di Sleman mulai kebanjiran orderan. Salah satunya adalah Jogja Parcel yang berlokasi di Griya Perwita Wisata Jalan Kaliurang Kilometer 13,5 Sleman.

Social Media Manager pada Jogja Parcel, Ita Lusiana menjelaskan, hingga kini sudah ada lebih dari 700 pack pesanan parsel yang masuk. Diperkirakan, pesanan yang masuk pada lebaran tahun ini bisa mencapai 2.000 pack parsel. Ita menuturkan, harga parsel yang dijual bervariasi. Mulai dari Rp 50.000 hingga Rp1,5 juta. Isi dan model parsel pun beragam.

Jogja Parcel pada tahun ini menyediakan hingga 46 model parsel dengan berbagai isian. Mulai dari makanan ringan, keramik, alat salat, hingga gabungan makanan ringan dan keramik.

“Kalau tahun ini (paling laris) yang harga Rp 500 ribu-an, itu makanan saja. Tapi, ada beberapa juga yang tertarik dengan yang keramik,” kata Ita saat ditemui di Jogja Parcel, Kamis, 5 Maret 2026.

Ita menjelaskan khusus edisi lebaran kali ini pembeli tak bisa custom dan hanya bisa memilih model serta isian parsel sesuai yang ada di katalog. Sementara ini pesanan yang diterima hanya yang berasal dari wilayah DIY dan Magelang.

Pihaknya juga menyediakan jasa pengantaran. Pembeli pun datang dari berbagai kalangan, mulai dari perorangan, perusahaan, hingga perguruan tinggi di Yogyakarta. Ita menyebut, tak sulit dalam mendapatkan bahan baku.

“Untuk bahan-bahannya kami sudah ada distributor untuk keramiknya. Untuk makanannya, kami belanja sendiri di toko langganan. Biasanya (pernak-pernik) kami stok dari sebelum Ramadan. Seperti pita-pitanya, ada selempangnya itu juga sudah stok,” ujar Ita.

Ita menambahkan sebagian parsel sudah ready stock. Namun, ada juga yang harus dipesan terlebih dahulu. Pemesanan setidaknya memakan waktu paling lama dua minggu hingga parsel siap diambil oleh pembeli. Agar pengerjaan parsel bisa selesai tepat waktu, Jogja Parcel turut menambah karyawan yang semula hanya dua orang menjadi tujuh orang.

Nantinya, Jogja Parsel akan terus menerima pemesanan hingga empat hari sebelum lebaran. Saat ditanya soal omzet, Ita mengatakan pada tahun lalu berhasil menyentuh hingga ratusan juta dengan total pemesanan hingga 1.500 pack parsel. Dia memprediksi animo pembeli parsel tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.

“Kalau dilihat sampai sekarang, (diprediksi) meningkat. Tahun lalu 1.500 parsel, tapi yang ini ini baru dua pekan sudah mencapai lebih dari 700 parsel,” ucapnya.

Salah satu Tim Produksi Jogja Parcel, Ratri Indriastuti mengatakan parsel dengan isian keramik bertingkat menjadi parsel yang paling sulit untuk dirangkai. Di satu sisi, dia harus menyesuaikan susunan keramik dengan model. Di sisi lain, dia juga harus tetap berhati-hati agar keramik tak pecah.

Tak hanya itu, menurut Ratri proses wrapping atau pengemasan parsel dengan plastik juga menjadi tahapan yang membutuhkan ketelitian yang tinggi.

“Yang dibutuhkan adalah ketelitian sama kehati-hatian. Alhamdulillah belum pernah produk jatuh ketika dirangkai, tapi kalua salah pasang seperti itu pernah,” kata Ratri.

Dalam satu hari, Ratri mampu membuat 10-12 parsel ukuran kecil, 6 parsel full keramik, dan 7-8 parsel mix makanan dan keramik. Untuk membuat parsel, Ratri membutuhkan sejumlah bahan diantaranya adalah lem tembak, gunting, kardus sebagai alas, kain tile, dan bunga artifisial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....