Ramadan di Masjid Gedhe Mataram Kotagede, Berikut Rangkaian Kegiatannya
- 25 Feb 2026 14:48 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Masjid Gedhe Mataram Kotagede masih menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu tempat kegiatan keagamaan selama bulan Ramadan. Beragam aktivitas ibadah digelar sepanjang hari, tidak hanya diikuti warga sekitar tetapi juga jamaah dari luar daerah.
Pengurus Takmir Masjid Gedhe Mataram Kotagede, Muhammad Arsyad, mengatakan rangkaian kegiatan Ramadan dimulai sejak subuh hingga subuh kembali keesokan harinya. Salah satunya adalah buka puasa bersama yang disertai kajian menjelang waktu berbuka.
“Kami menyelenggarakan buka puasa berama dan kajian jelang berbuka dengan menyediakan 350 pax takjil. Semua dana dari donatur,” ucapnya saat ditemui Sabtu, 21 Februari 2026
Usai berbuka dan salat Isya, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan salat tarawih yang dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dilaksanakan setelah salat Isya dengan durasi singkat dan tanpa ceramah.
Tarawih ini diutamakan bagi jamaah yang memiliki kesibukan, dengan imam dari kalangan anak-anak penghafal Alquran. “Tarawih ini diperuntukkan bagi jamaah yang memiiki kesibukan, sehingga pelaksanaannya singkat,” katanya.
Sementara itu, tarawih sesi kedua digelar pada dini hari mulai pukul 02.00-03.00 WIB. Pada sesi ini, bacaan salat lebih panjang dan suasana lebih khusyuk. Menurut Arsyad, jamaah yang mengikuti tarawih ini tidak hanya lansia, tetapi juga banyak dari kalangan anak muda.
Setelah tarawih pada dini hari, kegiatan dilanjutkan dengan sahur bersama. “Biasanya setelah memasuki hari ke-21, jamaah malam hari justru semakin penuh, sementara sore hari agak berkurang,” ujarnya menilai.
Arsyad menambahkan, jamaah Masjid Gedhe Mataram Kotagede tidak hanya berasal dari warga sekitar. Warga sekitar diperkirakan hanya sekitar 25 hingga 30 persen, sementara sisanya datang dari luar kota untuk mengikuti itikaf dan rangkaian ibadah Ramadan lainnya.
“Kalau yang mau ke masjid seharian boleh. Dari isya, tarawih, kemudian itikaf sampai malam, ikut sahur silakan. Tebuka untuk umum, namun ruang utama dibuka setelah pukul 01.30” katanya.
Selain itu, selepas sahur digelar subuhan berjamaah dan dilanjutkan dengan kajian subuh. Masjid Gedhe Mataram Kotagede juga rutin menggelar tadarus Alquran setiap malam. Pada akhir Ramadan, kegiatan ditutup dengan syukuran sebagai ungkapan rasa syukur telah menyelesaikan pembacaan Al-Qur’an hingga 30 juz selama satu bulan penuh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....