Unik, Masjid Ini Buka Layanan Penitipan Anak Selama Tarawih

  • 24 Feb 2026 22:00 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Masjid Nurul Ashri di Deresan, Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman, membuka layanan penitipan anak saat pelaksanaan Salat Tarawih selama bulan Ramadan. Program ini telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraan.

Koordinator Divisi Pendidikan Masjid Nurul Ashri, Miftah Al Rizqa, saat ditemui Sabtu, 21 Februari 2026, mengungkap bahwa program penitipan anak ini dihadirkan untuk membantu jemaah agar lebih khusyuk dalam menjalankan ibadah.

"Tujuannya biar pelaksanaan tarawih itu lebih khusyuk, karena memang anak-anak biasanya nangis, bermain, lari-lari, teriak-teriak, jadi kita meminimalisir hal tersebut agar tarawihnya lebih kondusif," ujar Miftah.

Ia menegaskan, program penitipan anak yang diberi nama Kids Care Ramadan ini tidak dipungut biaya alias gratis. Layanan ini diperuntukkan bagi bayi hingga anak usia maksimal lima tahun.

"Untuk penitipan anak kita buka ketika tarawih untuk ibu-ibu atau orang tua yang membawa anaknya di bawah lima tahun bisa dititipkan di tempat penitipan anak, namanya Kids Care Ramadan," kata Miftah.

Dalam menjalankan program ini, Masjid Nurul Ashri bekerja sama dengan Pesantren SahabatQU. Lokasi penitipan pun memanfaatkan ruang SD SahabatQU yang berada di sebelah utara masjid.

Menurut Miftah, lokasinya memang dibuat terpisah dari tempat ibadah agar tidak mengganggu jemaah yang sedang salat. Sebelumnya, kata dia, masjid sudah menyediakan fasilitas kids corner yang berada di bagian belakang masjid. Namun, saat tarawih berlangsung, ruang masjid digunakan secara penuh oleh jemaah sehingga diperlukan area khusus yang terpisah.

"Sebetulnya kalau di masjid ada kids corner karena setiap harinya ada kajian dan banyak anak-anak yang ikut orang tuanya ngaji, anaknya bisa main di sana. Tapi kalau tarawih kan full, jadi space buat anak-anaknya enggak ada. Dan biar tidak mengganggu orang-orang, Ketika anak-anak bermain jadi memang tempatnya sengaja dipisah," ujarnya.

Anak-anak yang dititipkan akan dijaga oleh sekitar lima santriwati setiap harinya. Mereka merupakan santriwati yang sedang berhalangan salat sehingga dapat membantu menjaga anak-anak selama tarawih berlangsung.

Ia menambahkan, hingga saat ini jumlah anak yang dititipkan belum terlalu banyak. Hal itu lantaran tidak semua anak mau dititipkan dan lokasi masjid yang berada di kawasan kampus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....