Masjid Nurul Ashri Ramaikan Ramadan dengan Kids Care dan Beragam Kegiatan
- 26 Feb 2026 14:23 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Spesial di bulan Ramadan, Masjid Nurul Ashri Deresan, Depok, Sleman, menghadirkan beragam kegiatan. Mulai dari pembagian takjil dengan menu nusantara hingga penitipan anak gratis saat tarawih.
Mengusung tema “Keliling Nusantara”, Masjid Nurul Ashri menyajikan takjil dengan beragam menu nusantara atau mereka menyebutnya MBG, makan berbuka gratis. Setiap hari sekitar 1.000 porsi disiapkan, totalnya selama bulan Ramadan ada 25.000 porsi takjil yang dibagikan.
Menu yang dihadirkan berganti setiap hari, dengan menghadirkan cita rasa dari berbagai penjuru negeri, mulai dari ayam taliwang, rendang, hingga ikan bakar dabu-dabu. Koordinator Divisi Pendidikan Nurul Ashri Miftah Al Rizqa mengatakan, inovasi menu ini menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan pengalaman Ramadan yang berbeda.
“Kalau menu buka puasa tahun ini ingin berbeda, ingin menghadirkan banyak cita rasa dalam satu tempat. Jadi dari luar Pulau Jawa bisa dihadirkan di sini, di Masjid Nurul Ashri. Karena biasanya ya menunya gitu-gitu saja, ayam, ikan, telur, bumbunya juga hampir sama,” kata Miftah saat ditemui di Masjid Nurul Ashri beberapa waktu lalu.
Menariknya lagi, Masjid Nurul Ashri menghadirkan tokoh-tokoh ternama untuk mengisi kajian sebelum berbuka. Inilah magnet lain Ramadan di Nurul Ashri. Sejumlah tokoh yang mengisi kajian di Nurul Ashri seperti Haris Azhar, Komika Abdur Arsyad, Ustaz Fahruddin Faiz, Ustaz Salim A Fillah, hingga Prof Zainal Arifin Mochtar.
“Setiap tahun itu memang beda-beda kita mengangkat temanya. Kalau untuk tahun ini kita pengen isu-isu yang sedang relevan di tengah masyarakat, apa yang dibutuhkan masyarakat, pengetahuan apa yang diperlukan masyarakat. Jadi di masjid itu tidak hanya ngomongin iman dan taqwa saja, tetapi banyak hal. Kita bisa mengkaji banyak isu-isu strategis seperti politik,” ujar Miftah.
Di antara banyaknya program, satu layanan justru paling menyita perhatian publik tahun ini, yakni penitipan anak saat tarawih. Program bertajuk “Kids Care Ramadan” ini sebenarnya sudah berjalan tiga tahun terakhir.
Para jemaah yang membawa anak di bawah lima tahun bisa memanfaatkan fasilitas ini secara gratis. Miftah mengungkap, kehadiran program ini membantu jemaah agar lebih khusyuk beribadah.
“Ini tahun ketiga dan baru tahun ini dipublish, ternyata ramai, mendapat atensi banyak dari netizen. Biasanya kita cuma umumin saja ketika tarawih kita open kids care, yang mau menitipkan silahkan, tapi kita tidak pernah mem-publish ‘ini khusus penitipan anak’. Awalnya itu di postingannya Masjid Nurul Ashri yang menginfokan beberapa kegiatan,” ucapnya.
Di balik seluruh aktivitas tersebut, ada sekitar 200 relawan yang bergerak setiap hari. Salah satunya Agil, relawan mukim asal Malang itu sudah lima tahun membersamai Nurul Ashri.
Awalnya ia datang sebagai mahasiswa yang tertarik dengan fasilitas asrama gratis bagi perantau. Tanpa disangka, tempat itu menjadi rumah keduanya.
“Menurut saya relawan di sini banyak benefitnya, mulai dari pengembangan diri, mulai dari saya belajar public speaking, media, bahkan belajar driver mobil dari sini. Desainer juga, bikin konten, dan lain-lain. Sama yang pasti relasi, apalagi kita sering ketemu ustaz-ustaz,” ujar Agil, Rabu, 25 Februari 2026.
Dari Masjid Nurul Ashri, ada banyak pelajaran yang bisa dipetik. Ramadan di sini bukan hanya tentang ibadah personal, melainkan tentang berbagi dan menjaga kebersamaan. Semuanya menjadi potret bagaimana masjid dapat menjadi rumah bagi siapa saja.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....