Argentina Lolos 8 Besar Pasca Membayar Lunas Kesalahan Barisan Belakang
- 08 Jul 2026 11:49 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Atlanta – Drama menegangkan tersaji pada laga terakhir fase 16 Besar Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Amerika Serikat. Skuad Argentina membayar tuntas kecerobohan barisan pertahanan mereka dengan kemenangan dramatis 3-2 atas timnas Mesir.
Argentina menyuguhkan aksi comeback bersejarah untuk menang tipis atas Mesir di Babak 16 Besar Piala Dunia FIFA 2026. Yasser Ibrahim dan Mostafa Zico nyaris membawa skuad Pharaohs asuhan Hossam Hassan menciptakan salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia.
Namun, gol-gol telat dari Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez berhasil membalikkan keadaan. Argentina kini akan menanti pemenang antara laga Swiss dan Kolombia di babak perempat-final.
Sundulan bek Yasser Ibrahim secara mengejutkan membawa Mesir unggul, sebelum Mostafa Shoubir menjaga keunggulan tersebut dengan gemilang. Penjaga gawang bernomor punggung 23 ini melompat ke sudut bawah untuk menyelamatkan tendangan penalti Messi - yang sebelumnya didapatkan secara cerdik oleh Nicolas Tagliafico - serta melakukan serangkaian penyelamatan luar biasa untuk menggagalkan peluang Alexis Mac Allister dan Julian Alvarez.
Mesir sempat mengira mereka telah menggandakan keunggulan tepat sebelum laga berjalan satu jam. Haissem Hassan melakukan akselerasi luar biasa di sayap kanan dan mengoper bola kepada Salah, yang kemudian memberikan umpan matang bagi Zizo untuk menggetarkan jala gawang. Akan tetapi, gol tersebut dianulir karena telah terjadi pelanggaran dalam proses membangun serangan.
Kendati demikian, penganuliran itu hanya menunda penggawa Al Ahly tersebut untuk menggandakan keunggulan timnya, karena ia kemudian sukses menyelesaikan skema serangan balik cepat yang melibatkan Salah dan Hassan. Situasi tersebut membuat Mesir berada di ambang kemenangan.
Namun, setelah Cristian Romero memperkecil ketertinggalan pada menit 79, penyelesaian brilian Messi berhasil menyamakan kedudukan di menit 84, Enzo Fernandez pun lantas menyempurnakan kisah kebangkitan yang epik tersebut pada masa injury time.
"Maaf, saya tidak sanggup mengangkat kepala. Saya tengah sangat emosional sekarang. Pemain-pemain ini luar biasa. Cukup ya, saya harus pergi," ujar pelatih Argentina, Lionel Scaloni.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....