PTQ RRI Libatkan Disabilitas di Ramadan 2026
- 19 Feb 2026 13:41 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Radio Republik Indonesia (RRI) kembali menggelar agenda tahunan Pekan Tilawatil Qur’an (PTQ) tahun 2026 dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Pada pelaksanaan tahun ini, PTQ mengusung konsep terpusat dan hybrid melalui audisi daring serta grand final klasikal di Jakarta. Penyesuaian format dilakukan seiring ketersediaan anggaran, tanpa mengurangi komitmen RRI dalam memperkuat syiar Islam dan membangun generasi muda Qur’ani di era digital.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan PTQ tidak lagi digelar di daerah atau satuan kerja (Satker). Seluruh rangkaian lomba dipusatkan di Jakarta, sementara Satker dan Koordinator Wilayah (Korwil) berperan dalam sosialisasi, promosi, serta memfasilitasi perekaman peserta sesuai ketentuan teknis. Satker juga membantu pelaksanaan siaran langsung untuk kategori Tahfidz, sedangkan panitia resmi hanya dibentuk di tingkat pusat.
Ketua PTQ RRI Yogyakarta 2026 Andi Mardianto mengatakan perubahan konsep ini menjadi langkah awal pelaksanaan dalam jaringan secara menyeluruh di tahun depan. “Pelaksanaan PTQ RRI tahun 2026 ini berbeda Tahun sebelumnya dilaksanakan secara klasikal di satuan kerja RRI daerah, kini kami hanya melaksanakan tugas untuk mensukseskan PTQ RRI Tahun 2026 melalui menyebarkan informasi pelasanaan, pencarian peserta PTQ RRI Tahun 2026 dan mefasilitasi peserta PTQ RRI Tahun 2026” ujarnya.
Ia menjelaskan, RRI Yogyakarta berperan melaksanakan PTQ RRI Tahun 2026 dalam pencarian peserta dan memfasilitasi pengambilan video. Alhamdulillah, untuk Tilawah ada 23 peserta yang ikut serta,” katanya.
Adapun kategori yang dilombakan meliputi Tilawah, Tahfidz, Tausiyah, dan Tartil Sensorik Netra. Tilawah dibuka untuk umum dan dapat diikuti peserta dari seluruh Satuan Kerja maupun Studio Produksi tanpa pembatasan jumlah. Sementara Tahfidz, Tausiyah, dan Tartil Sensorik Netra diikuti utusan Korwil RRI. Khusus Tahfidz, setiap Korwil RRI mengirimkan satu peserta putra dan satu peserta putri dengan materi hafalan 15 juz, yakni juz 1 hingga 15.

Salah satu peserta kategori Tartil Sensorik Netra Putri dari Koordinator Wilayah (Korwil) XI Dian Praptiwi (27), warga Saren, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, mengaku bersyukur dapat terlibat dalam ajang tersebut. Sehari-hari ia aktif berdakwah secara mandiri bagi penyandang disabilitas sensorik netra. “Untuk PTQ ini saya turut senang karena RRI melibatkan disabilitas dalam ikut menyemarakkan pekan di bulan Ramadan,” ujarnya.
Dian menuturkan, secara umum tidak ada kendala berarti dalam mengikuti lomba, meski tantangan muncul saat proses perekaman daring. “Biasanya kalau online itu kesulitannya saat berhadapan dengan mikrofon, apalagi sambil membaca Al-Qur’an braille,” katanya.
Ia berharap PTQ terus membuka ruang inklusif bagi penyandang disabilitas. “Untuk teman-teman disabilitas, pelajarilah Al-Qur’an walaupun kita memiliki hambatan, karena Al-Qur’an adalah pedoman hidup di dunia maupun di akhirat,” ucapnya. Pengambilan video tilawah peserta Daerah Istimewa Yogyakarta dilaksanakan di Studio 1 RRI Yogyakarta, Jalan Ahmad Jazuli No. 4, Kotabaru, Gondokusuman, Kamis (19/2/2026), sejalan dengan tema “Memperkuat Generasi Muda Qur’ani di Era Digital, Wujudkan Indonesia Emas 2045”.