Ekonom UGM Soroti Kualitas Kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih

  • 23 Agt 2026 19:20 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta — Program pembentukan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) oleh pemerintah guna mendorong perekonomian inklusif dinilai menghadapi tantangan besar pada kualitas kelembagaan.

Dosen Departemen Ilmu Ekonomi FEB UGM Amirullah Setya Hardi, Ph.D. menilai lonjakan kuantitas koperasi tersebut perlu diimbangi penguatan kapasitas, tata kelola, dan pemenuhan kebutuhan anggota.

Ia menyoroti banyaknya beban tujuan yang dilekatkan pada KDMP, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga penekanan inflasi. Menurutnya, fokus koperasi semestinya tunggal.

“Tujuan Koperasi Desa Merah Putih itu terlalu banyak. Padahal seharusnya tidak begitu, karena tujuan koperasi itu tunggal, yaitu mencukupi kebutuhan anggota. Kalau kebutuhan anggota terpenuhi, maka dengan sendirinya mereka akan sejahtera,” katanya dalam forum Economic and Business Journalism Academy (EBJA) di FEB UGM.

Amirullah memaparkan adanya anomali data kinerja koperasi nasional. Meski modal sendiri naik menjadi Rp113,46 triliun pada 2025 dan aset mencapai Rp325,87 triliun, perolehan Sisa Hasil Usaha (SHU) hanya tumbuh tipis dari Rp8,1 triliun menjadi Rp8,8 triliun.

Selain itu, percepatan pembentukan KDMP dinilai minim kajian akademik mendasar. Sejak Inpres Nomor 9 Tahun 2025 terbit hingga peresmian pada Hari Koperasi Nasional 12 Juli 2025, tercatat 20.000 koperasi baru terbentuk, atau setara 666 unit per hari.

Kecepatan ini berimbas pada belum optimalnya aktivitas kelembagaan. Data per Juli 2026 mencatat dari 83.382 koperasi terdaftar, baru 50.255 unit yang menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT). Penentuan lokasi gerai fisik juga dinilai cenderung meniru pola persaingan ritel modern, alih-alih berbasis kebutuhan warga.

Guna menjaga keberlanjutan KDMP, Amirullah mendorong penerapan tata kelola berbasis penta helix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan media secara setara.

“Tercapainya kesejahteraan anggota koperasi menjadi cara untuk mencapai kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....