Kemendikdasmen Targetkan Sekolah Nasional Terintegrasi Beroperasi Tahun Ini

  • 07 Jul 2026 09:40 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mematangkan persiapan program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT). Ditargetkan mulai beroperasi pada tahun ini, sekolah tersebut menjadi upaya pemerintah dalam menghadirkan sekolah unggulan berdaya saing global.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Abdul Mu’ti mengungkapkan, pada awalnya SNT diproyeksikan akan didirikan di setiap kecamatan. Namun, kini sekolah tersebut akan dibangun secara bertahap mulai jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di tiap kabupaten.

“Awalnya Bapak Presiden mengusulkan dibangun di setiap kecamatan, tapi kemudian arahan beliau yang terakhir dibangun di setiap kabupaten. Dimulai dari jenjang SMP,” ucapnya saat mengisi kegiatan di Bantul, Minggu, 5 Juli 2026.

Abdul Mu’ti menambahkan, SNT diperuntukkan bagi siswa dengan kemampuan akademik yang tinggi atau di atas rata-rata. Berbeda dengan program sekolah unggulan lainnya, konsep SNT tidak menerapkan sistem asrama.

“Ini memang dirancang untuk mereka yang memiliki kemampuan akademik yang tinggi bahkan mungkin di atas rata-rata dan semuanya tidak berasrama,” ujarnya.

Pihaknya menyebut, saat ini proses penyusunan kurikulum bahkan telah dirampungkan. Sejumlah daerah yang dinyatakan sudah siap, akan mulai menjalankan program tersebut pada tahun ini.

“Insyaallah tahun ini akan mulai kita bangun di beberapa kabupaten dan kota yang sudah siap untuk menyelenggarakan pendidikan ini. Untuk kurikulumnya sendiri sudah selesai disusun,” katanya.

Selain itu, Kemendikdasmen juga tengah menyiapkan skema rekrutmen tenaga pendidik yang akan mengajar di sekolah tersebut. Sehingga, pelaksanaan program tersebut dapat berjalan dengan optimal.

“Formasi gurunya juga sedang kita siapkan, untuk rekrutmennya juga tengah kami persiapkan. Mudah-mudahan tahun ini, tahun ajaran baru ini sudah bisa kita mulai,” ucapnya menambahkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....