Kepala BKKBN: 25 Persen Anak Indonesia Alami Fatherless, Ayah Harus Lebih Hadir

  • 26 Jun 2026 23:39 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) atau Kepala BKKBN, Wihaji, mengingatkan pentingnya peran ayah dalam tumbuh kembang anak. Menurutnya, sekitar 25 persen anak di Indonesia mengalami fatherless atau kehilangan sosok ayah dalam kehidupan sehari-hari.

Hal itu disampaikan Wihaji dalam acara Ngopi Lintas 3 Generasi yang digelar di kompleks Balai Kota Yogyakarta, Jumat, 26 Juni 2026, dalam rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Wihaji mengatakan tema Harganas tahun ini "Ayah Wajib Hadir", dipilih untuk mengingatkan bahwa peran ayah tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi juga memberikan perhatian, pendampingan, dan dukungan psikologis kepada anak.

Ia mengatakan, pemerintah telah menjalankan sejumlah program untuk memperkuat keterlibatan ayah dalam pengasuhan, salah satunya Gerakan Ayah Mengambil Rapor (Gemar). Program tersebut diharapkan mendorong ayah lebih aktif terlibat dalam pendidikan dan perkembangan anak.

"Saat ini ada sekitar 25 persen anak yang mengalami fatherless atau kehilangan sosok ayah. Mari kita ingatkan kembali dengan program-program termasuk Gemar yang merupakan bagian dari cara kita untuk mengingatkan supaya kita melayani anak tidak hanya masalah ekonomi, membayar SPP, tetapi juga ayah disentuh psikologisnya," ujar Wihaji di hadapan awak media, Jumat, 26 Juni 2026.

Ia menegaskan bahwa pembangunan keluarga menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam menyiapkan generasi penerus bangsa. Karena itu, keluarga dipandang sebagai fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

"Pak Presiden sangat concern terhadap generasi masa depan. Saya sebagai pembantu beliau dikasih arahan, dikasih perintah untuk terjun ke lapangan mengurusi pembangunan keluarga," kata Wihaji.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....