Manis Gurih Jenang Dodol Gula Aren Khas Wonosobo Pemikat Wisatawan
- 16 Agt 2026 10:16 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Wonosobo — Jenang dodol ketan gula aren menjadi salah satu kuliner tradisional yang digemari para pengunjung di objek wisata Embung Kledung, Kabupaten Wonosobo. Pedagang asal Desa Kaliwiro Sohib memanfaatkan momen akhir pekan untuk memasarkan kudapan ini setelah sehari-hari beraktivitas sebagai petani.
Sohib memilih berjualan setiap Sabtu dan Minggu karena tingginya volume kunjungan wisatawan pada hari libur. Dalam durasi dua hari berjualan, ia mampu menjual ratusan porsi jenang dodol.

“Kalau hari Minggu kunjungannya paling banyak. Dalam dua hari biasanya bisa habis sekitar 100 sampai 150 potong,” katanya Sabtu 15 Agustus 2026.
Ia menambahkan, persediaan dagangannya bahkan kerap habis sebelum sampai ke kawasan Embung Kledung lantaran sebagian besar sudah dibeli wisatawan di kawasan Dieng dan Menjer.
Jenang dodol ini merupakan produk olahan warga Dusun Kejajar, Wonosobo. Makanan olahan ini berbahan dasar tepung ketan, santan, dan gula aren asli Wonosobo yang menghasilkan rasa manis gurih tanpa tekstur lengket berlebihan.

Salah seorang wisatawan asal Yogyakarta Yani mengaku menyukai kudapan khas tersebut karena tingkat kemanisannya yang pas.
“Jenang dodol ini enak dan tidak terlalu manis sehingga tidak enek,” ucapnya.
Sohib menuturkan bahwa jenang dodol tersebut dipasarkan dalam tiga varian rasa, yakni original, wijen, dan durian yang diolah langsung menggunakan buah durian asli.
Setiap potong jenang dodol dibanderol seharga Rp15 ribu. Keberadaan jajanan tradisional ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berburu oleh-oleh khas Wonosobo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....