Wingko Pasar Ngasem Diburu saat Libur Lebaran, Antrean Panjang hingga 3 Jam

  • 31 Mar 2026 15:16 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Aneka jajanan tradisional khas Yogyakarta bisa didapatkan di Pasar Ngasem. Salah satunya yang ramai diburu pembeli saat libur Lebaran yakni wingko dan bakpia Ngasem.

Tingginya minat masyarakat membuat penjual wingko Ngasem menerapkan sistem nomor antrean untuk menghindari penumpukan antrean pembeli. Anto, penjual wingko Ngasem mengatakan waktu tunggu pembeli bisa mencapai tiga jam selama masa libur Lebaran.

Sementara pada hari biasa waktu tinggu berkisar antara 30 menit sampai satu jam. Meski demikian, pembeli rela menunggu lama untuk bisa menikmati kelezatan jajanan tradisional tersebut.

"Kurang lebih tiga jam, tapi itu estimasi, kadang bisa lebih cepat," ujarnya beberapa waktu lalu.

Anto mengatakan masa tunggu bisa lebih cepat karena proses produksi tidak hanya dilakukan di lokasi, tetapi juga dibantu dari rumah.

"Kita juga masak dari rumah maksudnya barengan, dari sana juga masak terus dikirim ke sini kalau sudah matang. Dibantu gitu, kalau hanya di sini saja nanti lebih lama waktunya," kata Anto sembari memasak wingko di Pasar Ngasem.

Untuk memenuhi tingginya permintaan, proses produksi bahkan sudah dimulai sejak dini hari. Anto mengatakan, pembuatan wingko sudah dimulai sejak pukul 02.00 WIB, sementara lapak di Pasar Ngasem mulai beroperasi sejak pukul 05.30-13.00 WIB.

"Setiap harinya masak mulai dari jam 02.00 pagi, jam 06.00 itu pasti sudah antre," ujarnya.

Pada masa libur Lebaran, penjualan wingko dan bakpia Ngasem meningkat hingga dua kali lipat dibanding hari biasa. Anto mengatakan, peningkatan tersebut tidak bisa lebih tinggi karena keterbatasan proses produksi.

Salah satunya karena pihaknya menerapkan metode memasak langsung atau live cooking yang membutuhkan waktu cukup lama. Selain itu, waktu operasional pasar yang terbatas hingga siang hari juga menjadi kendala dalam menambah jumlah produksi.

"Peningkatannya dua kali lipat, tidak bisa lebih lagi karena kita masaknya langsung, live cooking dan butuh waktu lama, kurang lebih 15 menitan sampai matang dan pasar ini kan hanya sampai jam 1 siang, jadi ada batasnya," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....