Jadah dan Tempe Kuliner Menarik dari Sleman

  • 08 Feb 2026 13:46 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta- Jadah tempe merupakan kuliner khas Kabupaten Sleman yang lahir dari pertemuan sederhana antara hasil bumi dan kearifan lokal. Makanan ini kerap dijumpai di kawasan Kaliurang dan menjadi simbol keramahan masyarakat lereng Merapi.

Bahan baku utama jadah adalah beras ketan yang menjadi komponen paling penting dalam pembuatannya. Beras ketan ini biasanya dipilih dari kualitas yang baik agar menghasilkan tekstur yang pulen dan kenyal.

Untuk mendapatkanrasa jadah yang gurih nan legit, beras ketan dipadukan dengan kelapa tua untuk memunculkan rasa gurih alami. Pembuatnnya dengan cara kelapa diparut halus lalu dicampurkan ke dalam ketan yang telah dikukus.

Tak lupa ditambahkan garam sebagai penyeimbang rasa. Garam ditambahkan secukupnya agar jadah tidak terasa hambar namun tetap mempertahankan cita rasa khas ketan.

Saat penyajian jadah yang sudah gurih tersebut dipadukan dengan tempe bacem atau tahu bacem. Tempe yang digunakan biasanya dibungkus daun pisang sehingga memiliki aroma khas yang lebih alami.

Salah satu penyuka jadah tempe Beni mengaku sering membeli jadah tempe tetapi ketika membeli langsung yang di Kaliurang rasanya beda lebih enak.

“Kami sekeluarga suka beli jadah tempe, tetapi karena ini sedang di Kaliurang jadi wajib beli yang aslinya, ternyata rasanya lebih enak, apakah karena disajikan hangat sehingga rasa jadah makin gurih dan tempe bacemnya dibumbui pas,” ujarnya Sabtu 7 Februari 2026.

Selain itu Beni menambahkan ketika menikmati jadah tempe bisa menjadi pilihan untuk menikmati tahu bacem dan wajik yang tersedia. “Selin jadah dengan tempe bisa dengan tahu bacem, dan ketika menikmati makanan tersebut makin enak dengan minum teh dengan poci,” katanya. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....