Pakar UGM: Banyak Pemuda Depresi, Layanan Mental Belum Merata
- 30 Sep 2026 16:24 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, YOGYAKARTA – Banyak anak muda usia 15–24 tahun, khususnya perempuan, mengalami depresi saat menghadapi fase quarter-life crisis dengan beragam tuntutannya. Keterbatasan dan ketidakmerataan layanan profesional di seluruh wilayah Indonesia mengakibatkan banyak individu tidak tertangani dengan baik. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, dari survei terhadap 54 juta penduduk, sebanyak 20 persen di antaranya mengalami gangguan emosional. Namun, baru 8 persen yang mendapatkan bantuan tenaga profesional.
Alumnus Fakultas Psikologi UGM Moordiningsih menjelaskan bahwa seseorang dikatakan sehat secara mental apabila bahagia, mampu mengatasi tekanan, bekerja secara produktif, serta memberikan manfaat bagi sesama. “Seseorang dikatakan sehat secara mental apabila bahagia hatinya, mampu mengatasi tekanan, produktif kinerjanya, dan bermanfaat bagi sesama,” katanya dalam seminar yang diselenggarakan Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) UGM, Kamis, 24 September 2026.
Nining, sapaan akrabnya, menekankan bahwa keterbatasan dan ketimpangan sebaran Sumber Daya Manusia (SDM) psikolog masih menjadi tantangan besar. Banyak lulusan psikologi yang menimba ilmu di kota besar enggan kembali ke daerah asal, sehingga layanan kesehatan mental di pelosok sangat minim.
Untuk mengatasi persoalan ini, ia merekomendasikan strategi pemenuhan psikolog klinis yang merata dan bermutu, peningkatan fasilitas di puskesmas, perbaikan sistem rujukan dan pembiayaan, hingga regulasi kebijakan yang berfokus pada kesehatan jiwa.
| Baca juga: Agenda Donor Darah Jumat, 24 April 2026 |
“Kesehatan mental bukan masalah pengobatan saja tapi butuh dukungan layanan yang tepat pada tingkat yang tepat. Hal ini membutuhkan regulasi pengambil kebijakan,” ujarnya.
Nining mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengoptimalkan peran dan fungsi masing-masing dalam menjaga serta mendukung kesehatan mental diri sendiri maupun lingkungan sekitar. “Dengan peran kita masing-masing, mari optimalkan untuk membantu kesehatan diri kita dan kesehatan sesama manusia,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....