Jangan Anggap Sepele, Ini Tanda Mulas yang Harus Segera Ditangani Dokter
- 31 Agt 2026 21:58 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Perut mulas yang datang berulang kali tanpa disertai buang air besar kerap dianggap sebagai gangguan pencernaan ringan yang bisa reda sendiri. Padahal, pada kondisi tertentu, gejala tersebut bisa menjadi pertanda adanya masalah serius yang memerlukan penanganan medis segera.
Melalui kanal YouTube-nya, dr Saddam Ismail membeberkan tanda-tanda yang tidak boleh diabaikan. Salah satu kondisi yang paling mengecoh adalah gejala awal radang usus buntu.
Pada tahap awal peradangan, rasa melilit yang muncul di sekitar pusar kerap terasa persis seperti dorongan ingin buang air besar, sehingga banyak penderita yang bolak-balik ke toilet tanpa menyadari bahwa sumber masalahnya bukan pada pencernaan.
Saddam menjelaskan, tanda pertama yang perlu diwaspadai adalah rasa melilit hebat yang tidak kunjung hilang meski sudah berulang kali ke toilet. Berbeda dengan mulas biasa yang umumnya mereda setelah beristirahat atau buang angin, rasa sakit akibat radang usus buntu cenderung menetap dan semakin memburuk seiring waktu.
Tanda kedua yang perlu diperhatikan adalah perut yang tampak membesar, terasa keras saat diraba, dan sangat nyeri ketika ditekan. Kondisi ini menunjukkan adanya peradangan atau penumpukan yang lebih serius di dalam rongga perut, bukan sekadar gas atau kembung biasa.
Tanda paling gawat yang harus segera mendapat perhatian adalah ketika rasa sakit berpindah dari area pusar menuju perut bagian kanan bawah. Perpindahan titik nyeri ini merupakan ciri khas klasik dari radang usus buntu yang semakin berkembang dan membutuhkan penanganan medis darurat.
Kondisi semakin mengkhawatirkan apabila rasa sakit tersebut disertai demam, mual, dan muntah-muntah hebat. Kombinasi gejala-gejala ini adalah sinyal tubuh yang paling jelas bahwa ada sesuatu yang serius terjadi di dalam rongga perut dan tidak boleh ditunda penanganannya. Saddam menegaskan, siapa pun yang mengalami kombinasi gejala tersebut wajib segera menuju dokter atau instalasi gawat darurat rumah sakit terdekat tanpa menunggu gejala mereda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....