Mitos! Minum Sambil Berdiri Tidak Bikin Ginjal Rusak

  • 31 Agt 2026 20:45 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Anggapan bahwa minum sambil berdiri dapat menyebabkan kerusakan ginjal masih beredar di masyarakat. Bahkan, tidak sedikit yang percaya bahwa air yang diminum dalam posisi berdiri akan langsung jatuh ke bawah tanpa melalui proses penyaringan terlebih dahulu.

Melalui Kanal You-Tubenya, dr. Wedelia Sadina Putri meluruskan bahwa anggapan tersebut tidak lebih dari sebuah mitos. Ia menjelaskan, pada dasarnya, tubuh manusia memiliki klep atau otot cincin yang terletak di lambung. Otot ini berfungsi menahan dan menampung cairan yang masuk, sehingga air yang diminum tidak serta-merta langsung mengalir begitu saja ke organ di bawahnya.

Mekanisme ini berlaku tanpa memandang posisi tubuh seseorang saat minum, baik duduk maupun berdiri. Tidak ada kondisi di mana air yang dikonsumsi bisa langsung menghantam ginjal tanpa melalui proses yang semestinya.

Perlu dipahami juga bahwa ginjal bukan organ yang langsung menerima air dari minuman. Fungsi utama ginjal adalah menyaring darah, bukan menampung cairan dari saluran pencernaan secara langsung.

Air yang masuk ke dalam tubuh terlebih dahulu akan ditampung di lambung, kemudian diteruskan ke usus untuk diserap ke dalam aliran darah. Setelah bercampur dengan darah, barulah cairan tersebut melewati proses penyaringan oleh ginjal.

Dengan mekanisme tersebut, dr. Wedelia menegaskan bahwa posisi tubuh saat minum tidak mengubah cara kerja ginjal sebagai organ penyaring. Secara medis, minum sambil berdiri tidak terbukti menyebabkan kerusakan pada ginjal.

Meski demikian, ada satu hal yang tetap perlu diperhatikan dalam menjaga kesehatan ginjal. dr. Wedelia secara khusus mengingatkan bahwa justru jenis minuman yang dikonsumsilah yang perlu diwaspadai, terutama minuman tinggi gula yang dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....