Faktor Penyebab Berat Badan Naik Selain Tidur dan Pola Makan
- 27 Agt 2026 16:31 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, YOGYAKARTA — Tidur yang cukup dapat membantu mengelola berat badan tubuh. Namun, terdapat berbagai faktor lain yang turut memicu kenaikan berat badan seseorang.
Humas Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Istimewa Yogyakarta Warjiyani menyampaikan bahwa bertambahnya berat badan tidak hanya dipengaruhi oleh pola konsumsi dan aktivitas fisik semata.
"Ada faktor lain yang berkontribusi pada kelebihan berat badan seseorang," katanya saat berbicara dalam siaran Jogja Siang Ini di Pro 1 RRI Yogyakarta.
Berikut adalah beberapa faktor yang mempengaruhi kenaikan berat badan:
- Usia: Seiring bertambahnya usia, komposisi tubuh bertahap berubah. Proporsi otot menurun sementara proporsi lemak meningkat, yang kemudian memperlambat sistem metabolisme tubuh.
- Kondisi Medis: Riwayat penyakit tertentu seperti sindrom cushing dan sindrom ovarium polisistik dapat memicu kenaikan berat badan hingga obesitas.
- Konsumsi Obat-obatan: Penggunaan jenis obat tertentu seperti steroid dan beberapa antidepresan dapat menyebabkan peningkatan berat badan.
- Faktor Genetik: Mutasi genetik seperti pada sindrom bardet-biedl dan sindrom prader-willi sering kali berinteraksi dengan lingkungan dalam memengaruhi kondisi kesehatan tubuh.
- Faktor Lingkungan: Lingkungan sekitar yang minim akses terhadap makanan sehat atau ketersediaan ruang olahraga dapat memicu pola hidup tidak seimbang. Paparan bahan kimia tertentu di lingkungan juga dapat memengaruhi berat badan.
Warjiyani mengimbau masyarakat untuk berkonsultasi dengan tenaga medis guna mengetahui penyebab pasti perubahan berat badan.
"Penyedia layanan kesehatan kita adalah orang terbaik untuk ditanyai faktor apakah yang berkontribusi mempengaruhi kenaikan berat badan atau membuat penurunan berat badan menjadi sulit," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....