Jangan Abaikan, Ketahui Penyebab dan Gejala Penyakit Batu Empedu

  • 20 Agt 2026 20:32 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Penyakit batu empedu atau cholelithiasis adalah kondisi yang ditandai dengan sakit perut mendadak akibat terbentuknya batu di dalam kantung empedu. Penyakit batu empedu juga bisa terjadi di saluran empedu.

Dikutip dari laman Alodokter, Kantung empedu berfungsi memproduksi dan menyimpan cairan empedu, yang berperan penting dalam proses pencernaan, termasuk mencerna kolesterol dari makanan yang dikonsumsi. Sebagian besar batu empedu berasal dari endapan kolesterol yang mengeras dan membentuk batu.

kolelitiasis umumnya ringan dan tidak membutuhkan penanganan di rumah sakit. Namun, jika batu empedu sampai menyumbat saluran empedu, upaya penanganan perlu segera dilakukan untuk mencegah komplikasi.

Batu empedu diduga muncul akibat cairan empedu yang tidak mampu melarutkan kolesterol atau bilirubin berlebih dari hati. Zat tersebut kemudian mengendap di dalam kantung empedu dan membentuk serpihan kristal kecil, yang lama-kelamaan dapat berkembang menjadi batu empedu.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu empedu adalah:

  • Usia 40 tahun ke atas, kelompok usia ini lebih berisiko karena kemampuan tubuh menjaga keseimbangan cairan empedu mulai menurun;
  • Obesitas yang membuat hati memproduksi lebih banyak kolesterol;
  • Perubahan hormon, misalnya saat hamil atau menjalani terapi hormon;
  • Pola makan tidak sehat, seperti konsumsi makanan tinggi kolesterol, tinggi lemak, dan rendah serat;
  • Penurunan berat badan drastis, yang membuat hati melepaskan lebih banyak kolesterol ke dalam empedu;
  • Faktor keturunan, terutama jika orang tua atau saudara kandung memiliki riwayat batu empedu;
  • Riwayat penyakit tertentu, seperti diabetes, penyakit liver, kelainan darah, atau gangguan pencernaan;
  • Konsumsi obat penurun kolesterol, karena dapat meningkatkan jumlah kolesterol yang dibuang ke empedu.

Gejala batu empedu

Gejala batu empedu umumnya baru terasa ketika batu menyumbat saluran empedu. Keluhan utama biasanya berupa nyeri di perut kanan atas atau tengah, yang bisa menjalar ke bahu atau punggung. Keluhan nyeri ini dapat muncul mendadak, terasa tajam atau seperti diremas, dan dapat berlangsung beberapa menit hingga berjam-jam, terutama setelah makan. Selain nyeri perut, batu empedu juga dapat menimbulkan gejala lain, seperti:

  • Mual dan muntah;
  • Perut terasa penuh atau kembung;
  • Nafsu makan berkurang;
  • Gangguan pencernaan, seperti diare atau sakit maag;
  • Berkeringat berlebih;
  • Jantung berdebar cepat.

Kapan harus ke dokter?

Segera periksakan diri bila mengalami nyeri perut mendadak yang disertai dengan gejala batu empedu lainnya. Anda juga perlu segera ke rumah sakit jika nyeri berlangsung lebih dari 8 jam, disertai demam, menggigil, atau kulit dan mata menguning.

Meski seringkali tidak bergejala, batu empedu bisa memicu komplikasi serius bila dibiarkan. Deteksi dini dan konsultasi dengan dokter penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....