Teh Pahit Sehat jika Dikonsumsi Secara Bijak Tepat
- 27 Jun 2026 16:21 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Minum teh tanpa gula atau teh pahit menjadi pilihan banyak orang yang ingin menerapkan pola hidup sehat. Selain rendah kalori, minuman ini juga dikenal memiliki kandungan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Namun, sebagian masyarakat masih mempertanyakan apakah kebiasaan mengonsumsi teh pahit setiap hari dapat berdampak pada kesehatan lambung.
Dokter Nadia Nurotul Fuadah menjelaskan bahwa teh mengandung berbagai senyawa antioksidan yang berfungsi membantu melawan radikal bebas dalam tubuh. Kandungan tersebut berperan dalam menjaga daya tahan tubuh, mendukung proses metabolisme, serta membantu menurunkan risiko sejumlah penyakit kronis apabila dikonsumsi secara wajar.
Teh sendiri memiliki beragam jenis, mulai dari teh yang berasal dari tanaman Camellia sinensis seperti teh hijau, teh hitam, dan teh oolong, hingga teh herbal yang dibuat dari bahan alami seperti jahe, chamomile, peppermint, maupun bunga krisan. Masing-masing jenis memiliki karakteristik dan manfaat yang berbeda, tetapi secara umum tetap memberikan kontribusi positif bagi kesehatan. “Antioksidan yang terkandung dalam teh dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dan melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas,” ujarnya.
Meski demikian, konsumsi teh pahit tidak sepenuhnya bebas risiko. Sebagian besar jenis teh mengandung kafein yang dapat merangsang produksi asam lambung. Pada sebagian orang, terutama yang memiliki lambung sensitif atau mengonsumsi teh saat perut kosong, kondisi tersebut dapat memicu rasa perih, mual, hingga gejala naiknya asam lambung.
Selain berpotensi memengaruhi kesehatan lambung, konsumsi teh secara berlebihan juga dapat menyebabkan gangguan tidur, jantung berdebar, rasa gelisah, serta menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh. Oleh karena itu, para ahli menyarankan agar konsumsi teh dilakukan dalam jumlah yang wajar dan tidak berlebihan. “Teh tanpa gula tetap aman dikonsumsi setiap hari selama tidak berlebihan. Idealnya cukup satu hingga dua cangkir per hari dan diimbangi dengan konsumsi air putih yang cukup serta pola makan bergizi seimbang,” ucapnya.
Bagi penderita maag atau penyakit asam lambung, teh sebaiknya tidak diminum saat perut kosong dan perlu memperhatikan respons tubuh setelah mengonsumsinya. Dengan pola konsumsi yang tepat, teh pahit dapat menjadi pilihan minuman sehat yang membantu menjaga kebugaran tanpa tambahan gula berlebih.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....