Awas! Menahan Bersin ternyata Bisa Pecahkan Gendang Telinga

  • 03 Jun 2026 17:31 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Kebiasaan menahan bersin sering kali dilakukan oleh banyak orang, terutama saat berada di tempat umum demi menjaga etika atau kesopanan. Namun, melalui kanal YouTube-nya, dr. Saddam Ismail menjelaskan bahwa tindakan menahan bersin tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan.

Bersin pada dasarnya adalah mekanisme pertahanan tubuh untuk membuang kotoran, bakteri atau benda asing dari saluran pernapasan. Dorongan udara yang dihasilkan saat bersin bahkan bisa mencapai kecepatan hingga 160 kilometer per jam.

Ketika seseorang menahan bersin dengan cara menutup hidung dan mulut sekaligus, tekanan udara yang luar biasa besar itu tidak dapat keluar dari tubuh. Akibatnya, tekanan tersebut berbalik arah mencari jalan keluar lain dan masuk ke dalam saluran tuba eustachius.

Saluran kecil tuba eustachius ini menghubungkan tenggorokan dengan telinga bagian tengah. Dorongan udara yang terperangkap dan berbalik arah ini dapat masuk ke saluran tersebut dengan tekanan yang sangat ekstrem.

Hantaman atau dorongan udara yang sangat ekstrem ke dalam saluran sempit tersebut benar-benar bisa merobek hingga membuat gendang telinga jebol. Pada kasus yang lebih parah, tekanan tersebut juga dapat memecahkan pembuluh darah kecil di mata maupun hidung.

dr. Saddam menegaskan bahwa risiko ini murni akibat efek tekanan udara yang terperangkap di saluran pernapasan, bukan sekadar mitos. Oleh karena itu, membiarkan bersin keluar secara alami jauh lebih aman daripada menahannya.

Namun, ada catatan penting yang perlu diperhatikan saat bersin. dr. Saddam menyarankan agar mulut sedikit terbuka ketika bersin maupun saat membuang ingus, karena menutup mulut rapat-rapat saat melakukan keduanya justru dapat meningkatkan tekanan yang masuk ke telinga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....