Waspada Hipertensi, Ini Pesan Bijak Dokter Iksan

  • 26 Mei 2026 22:25 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Masalah kesehatan mengenai ancaman penyakit hipertensi menjadi salah satu topik yang dibahas dalam tayangan YouTube milik Raditya Dika. Menghadirkan dokter Iksan sebagai narasumber beberapa waktu lalu.

Penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi tersebut sangat sering dijuluki masyarakat sebagai sebuah ancaman pembunuh senyap yang mematikan. Hal itu terjadi karena penderita biasanya tidak merasakan gejala klinis awal meskipun kondisi tensi mereka sudah sangat tinggi.

Seseorang bahkan dapat tetap hidup dengan normal walaupun angka tekanan darah mencapai seratus delapan puluh milimeter air raksa. Tubuh manusia memiliki kemampuan luar biasa untuk membiasakan diri terhadap kondisi tekanan darah yang melonjak sangat tinggi tersebut.

Namun pembuluh darah yang terus menerima tekanan tinggi ibarat sebuah balon yang lambat laun pasti akan menjadi tipis. Pembuluh darah yang menipis tersebut memiliki risiko sangat besar untuk pecah dan memicu terjadinya serangan stroke otak berbahaya.

"Yang merusak ginjal bukanlah obat tensi tetapi tensi itu sendiri karena pembuluh darah mengalami proses penyempitan," katanya. "Penyempitan pembuluh darah tersebut membuat organ ginjal harus terus-menerus menerima beban tekanan darah yang sangat kuat,” kata Iksan dalam siniar bersama Raditya Dika.

Banyak orang salah paham mengira bahwa mengonsumsi obat tekanan darah tinggi secara rutin dapat merusak organ ginjal mereka. Padahal kenyataan medis di lapangan menunjukkan bahwa tingginya tekanan darah itu sendiri yang menghancurkan organ penting tersebut.

"Banyak pasien merasa tubuhnya sehat-sehat saja padahal pembuluh darahnya sudah sangat menipis akibat tekanan yang kuat," ucapnya. "Kondisi tanpa gejala tersebut membuat penderita baru menyadari penyakitnya ketika sudah timbul komplikasi fatal pada organ tubuh," ujarnya.

Guna menghindari komplikasi fatal tersebut masyarakat wajib mendeteksi secara dini batas ambang angka atas tekanan darah tinggi. "Batas aman pemeriksaan tensi manusia sebaiknya tidak melewati seratus empat puluh agar terhindar dari risiko pecah pembuluh," ucapnya.

Bagi masyarakat yang memiliki faktor keturunan diwajibkan untuk lebih ketat dalam menerapkan pola hidup sehat sehari-hari. Langkah nyata dapat dilakukan dengan menghindari stres berat dan rutin mengonsumsi obat dari dokter secara teratur.

Oleh karena itu generasi muda disarankan untuk segera memperbaiki gaya hidup mereka demi mencegah timbulnya penyakit hipertensi berbahaya. Mengatur pola konsumsi makanan sehat serta rutin berolahraga menjadi kunci utama untuk menjaga kondisi kestabilan tekanan darah manusia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....