Tren Lari 2026 Jadi Gaya Hidup Anak Muda

  • 13 Mei 2026 06:57 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Tren olahraga lari pada tahun 2026 berkembang pesat dan menjelma menjadi bagian dari sport lifestyle di kalangan anak muda Indonesia. Aktivitas running kini tidak lagi sekadar dilakukan untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi sarana membangun relasi sosial, mengikuti komunitas, hingga mengekspresikan gaya hidup modern melalui fashion olahraga.

Fenomena tersebut terlihat dari meningkatnya antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan car free day, fun run, hingga event marathon yang digelar di berbagai daerah. Kawasan publik pada akhir pekan dipenuhi runner dari berbagai usia yang rutin berolahraga bersama komunitas maupun secara mandiri. Kehadiran tren ini juga semakin diperkuat oleh maraknya konten olahraga di media sosial.

Di tengah meningkatnya budaya lari, popularitas sepatu running lokal turut mengalami lonjakan signifikan. Sejumlah merek lokal bahkan mendapat julukan “ghoib” dari para pembeli karena produknya sulit ditemukan di toko maupun marketplace akibat cepat habis setiap kali restock dilakukan.

Banyak pelari rela menunggu jadwal perilisan ulang hingga mengikuti war pembelian online demi mendapatkan sepatu incaran mereka. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk lokal yang kini dinilai mampu bersaing dengan merek internasional, baik dari sisi kualitas maupun desain. “Sekarang lari bukan cuma olahraga, tapi sudah jadi bagian dari gaya hidup anak muda. Banyak yang ikut komunitas, berburu event, sampai mencari outfit running yang keren,” ujar salah seorang runner komunitas di Yogyakarta.

Selain desain yang modern, harga yang lebih terjangkau menjadi salah satu alasan sepatu running lokal semakin diminati masyarakat. Banyak pengguna menilai performa sepatu lokal sudah nyaman digunakan untuk latihan rutin maupun mengikuti lomba lari jarak jauh. “Produk lokal sekarang kualitasnya bagus dan modelnya menarik. Tidak kalah dengan brand luar,” ucap seorang penggemar olahraga lari.

Media sosial seperti TikTok dan Instagram turut menjadi faktor utama yang mendorong tren ini semakin populer. Konten mengenai rekomendasi sepatu, outfit running, pola hidup sehat, hingga aktivitas komunitas membuat budaya lari berkembang menjadi simbol gaya hidup baru anak muda Indonesia sepanjang 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....