Inovasi Kutilang Puskesmas Mergangsan Tekan Angka Stunting

  • 29 Jul 2026 12:28 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Puskesmas Mergangsan terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui inovasi Kunjungan Stunting Langsung di Wilayah (Kutilang). Program ini dilakukan dengan mendatangi rumah balita yang berisiko stunting agar penanganan dapat dilakukan lebih dini dan tepat sasaran.

Kepala Puskesmas Mergangsan Risa Dhiana Permanasari mengatakan inovasi tersebut melibatkan tim lintas profesi yang terdiri atas dokter, sanitarian, petugas gizi, promosi kesehatan, hingga psikolog.

“Tim puskesmas mengunjungi rumah balita yang berisiko stunting untuk dilakukan skrining di sana. Sekalian kami melihat kondisi rumah dan menentukan intervensi yang dibutuhkan agar balita tidak stunting,” ujarnya.

Hasil skrining kemudian menjadi dasar bagi puskesmas dalam memberikan pendampingan sesuai kebutuhan masing-masing balita. Risa menjelaskan upaya pencegahan stunting juga diperkuat melalui program penurunan stunting di tingkat kelurahan.

Kelurahan Wirogunan memiliki program Gerakan Terpadu Sedekah Seribu Rupiah (Gerdu Kuning). Sementara Kelurahan Keparakan menjalankan Semangat dan Kepedulian Warga Keparakan Menurunkan Stunting (Sekar Kemuning), serta Kelurahan Brontokusuman mengembangkan Gerakan Rumah Stunting (Garing).

Risa menyampaikan ketiga program tersebut mengedepankan swadaya masyarakat dalam mendukung pencegahan stunting, salah satunya melalui penyediaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

“Intinya itu adalah swadaya masyarakat pencegahan stunting. Jadi dengan pemberian PMT yang anggarannya dari masyarakat,” ucapnya.

Sebagai informasi, hingga Juni 2026 prevalensi stunting di Kemantren Mergangsan tercatat sebesar 8,46 persen, turun dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 10,6 persen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....