Tidak Sekadar Mata Panda, Ini Bahaya Kurang Tidur Berkualitas
- 25 Apr 2026 08:55 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Tidur bukan sekadar aktivitas melepas lelah setelah seharian bekerja, melainkan proses krusial regenerasi sel tubuh. Sering kali orang menyepelekan durasi istirahat demi mengejar produktivitas, padahal tanpa waktu istirahat yang cukup fungsi kognitif dan ketahanan fisik akan menurun drastis.
Hal ini diungkap Humas Palang Merah Indonesia (PMI) DIY, Warjiyani, yang menekankan bahwa kurang tidur berkualitas memiliki dampak bagi keselamatan. “Kondisi fisik yang tidak bugar akibat begadang dapat menurunkan konsentrasi saat berkendara maupun bekerja. Bahkan kelelahan kronis menjadi salah satu pemicu utama kecelakaan yang sering ditangani oleh tim medis,” ucap Mbak Yani, sapaan akrabnya.
Kualitas tidur yang buruk dapat memicu berbagai masalah kesehatan serius seperti hipertensi dan gangguan jantung. Jika pola ini terganggu terus-menerus, risiko terkena penyakit degeneratif akan meningkat di masa mendatang.
“Kesehatan mental juga bergantung pada seberapa baik orang beristirahat di malam hari. Kurang tidur tidak hanya membuat mata panda atau lingkaran hitam pada seputar mata tetapi juga lebih mudah emosi, cemas, dan sulit mengambil keputusan dengan jernih,” tambah Yani dalam perbincangan dengan RRI pada Kamis, 23 April 2026.
Lingkungan tidur yang nyaman memegang peranan penting dalam menciptakan istirahat yang benar-benar berkualitas. Kamar yang gelap, tenang, dan sejuk dapat membantu tubuh memproduksi hormon melatonin secara maksimal, serta menghindari penggunaan gawai sebelum tidur karena paparan cahaya biru dapat mengganggu siklus alami tubuh.
“Pastikan juga pola makan dan gaya hidup, misal: konsumsi kafein yang berlebihan di sore hari sering kali jadi penyebab sulit tidur pada malam harinya. Olahraga teratur secara rutin terbukti mampu meningkatkan kedalaman tidur bagi mereka yang menderita insomnia ringan,” kata dia.
Masyarakat diharapkan mulai sadar bahwa investasi kesehatan yang paling murah adalah dengan mengatur jam tidur. Jangan menunggu hingga tubuh jatuh sakit hanya untuk memberikan hak istirahat yang seharusnya didapatkan setiap hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....