Jangan Abaikan Pusing dan Sakit Kepala, Bisa Jadi Pandangan Ganda

  • 13 Apr 2026 14:11 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pandangan mata ganda harus dicari sebabnya terlebih dahulu. Misal kalau gulanya tinggi dan seiring waktu kadar gulanya normal, hipertensinya normal maka saraf nanti akan normal kembali. Namun setelah semua normal tapi kedua mata masih melihat tidak lurus atau double berarti memang matanya ada gangguan.

Menurut dr. Widyandana, MHPE, Ph.D, Sp.M (K) - Dokter Spesialis Mata yang juga sebagai dosen UGM ketika menjadi narasumber di RRI Yogyakarta beberapa waktu yang lalu, mengatakan biasanya kalau sudah dilatih, diobati tidak membaik, dan di fisioterapi juga tidak membaik, maka bisa dilakukan tindakan operasi untuk meluruskan kembali pandangan matanya.

Istilah medis pandangan ganda disebut dengan diplopia, untuk mengetahuinya perlu di cek tekanan bola mata pasien tersebut. Gejalanya biasanya memang pusing, matanya pegal kadang nyeri agak merah dan sakit kepala.

Bisa juga karena faktor pasien ada vertigo, dan mengalami minus atau silinder pada matanya, bila perlu dikoreksi dari sisi kacamatanya juga . Yang khas rasa pusing dan pandangan mata jadi ganda, ujar Doni.

Peredaran darah yang tidak bagus itu sebenarnya warning. Kalau itu terjadi bisa-bisa kena serangan jantung juga. Jadi harus selalu menjaga tensi darah agar tetap normal, karena sebab dari tinggi rendahnya tensi dari keduanya juga menimbulkan kepala pusing.

Jika pandangan kedua mata tidak sinkron biasanya dokter dalam pengobatan akan memberi obat terlebih dahulu agar fungsi sarafnya bisa kembali membaik. Apabila dengan pengobatan juga tidak bisa, maka di-support dengan fisioterapi agar pandangan matanya lurus Kembali.

Sementara itu Doni juga menjelaskan faktor resiko dari pandangan mata ganda, penyebabnya bisa karena faktor usia lanjut, ada penurunan fungsi saraf yang terjadi. Selain itu usia lanjut juga dekat dengan penyakit-penyakit kronis, penyakit sistemik.

" Seperti penyakit hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes yang kadang-kadang karena metabolisme tubuh sudah menurun karena faktor usia. Tidak jarang orang dengan usia lanjut banyak yang sudah menderita macam-macam penyakit".

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....