UGM Lantik 33 Dietisien Baru

  • 31 Mar 2026 21:24 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM melantik 33 dietisien baru. Pelantikan profesi ahli gizi ini menjadi langkah strategis untuk menjawab ancaman obesitas global yang diprediksi menyerang 4 miliar orang pada tahun 2035.

Dekan FK-KMK UGM, Profesor Yodi Mahendradhata menegaskan, para lulusan dietisien ini dipersiapkan menjadi penjaga gizi masyarakat di garis depan pada sistem kesehatan. Kehadiran mereka diharapkan mampu menekan risiko penyakit kronis.

”Seperti diabetes dan jantung melalui pendekatan gizi yang manusiawi dan berbasis ilmu pengetahuan,” katanya. ”Dietisien baru berdiri di garis depan sistem kesehatan, mendampingi pasien dengan empati, membantu masyarakat memahami makanan kesehatan.”

Yodi juga mengingatkan bahwa sumpah profesi yang dilantangkan bukan sekadar rangkaian kata. Melainkan sebuah komitmen moral, profesional, dan integritas dalam menjunjung ilmu pengetahuan.

Sebab dalam praktiknya, para dietisien akan menghadapi realita perjuangan pasien dalam memperbaiki pola hidup. Baik di rumah sakit, puskesmas, komunitas, industri pangan maupun dunia penelitian.

”Anda akan bertemu dengan banyak cerita kehidupan. Di balik semuanya itu, ada harapan untuk hidup lebih baik, serta kualitas hidup yang lebih bermartabat,” ucapnya.

Sementara Kepala Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien FK-KMK UGM, Dr. Mirza Hapsari Sakti Titis Penggalih melaporkan, 33 lulusan periode ini berasal dari jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Mayoritas lulusan sejumlah 93,34% merupakan praktisi yang telah bekerja, sementara 6% lainnya merupakan akademisi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....