Rakorda Germas Fokus Penanggulangan AIDS di DIY Demi Wujudkan Three Zero

  • 15 Apr 2026 17:42 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Dalam rangka penguatan koordinasi dan sinergi lintas sektor, Biro Kesejahteraan Rakyat Setda DIY menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) mengenai Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Rakorda Germas digelar di Ruang Rapat Wisanggeni Kantor Gubernur DIY Kepatihan, pada Rabu, 15 April 2026.

Tema yang diambil dalam Rakorda Germas kali ini adalah Mewujudkan Three Zero melalui Sinergi Lintas Sektor dalam Penanggulangan HIV/AIDS bagi Kelompok Marginal di DIY. Kegiatan dihadiri setidaknya 50 peserta yang berasal dari berbagai sektor, di antaranya OPD Pemda DIY, OPD Kabupaten/Kota, dan instansi vertikal yang menangani kasus HIV/AIDS. Selain itu, hadir pula perwakilan akademisi serta Yayasan atau Lembaga yang bergerak dalam penanggulangan HIV/AIDS di DIY.

Penelaah Teknis Kebijakan Biro Kesra Setda DIY, Santy Dwi mengatakan tema Rakorda Germas tahun ini memang fokus pada HIV/AIDS. “Tahun ini kita memang fokus di HIV/AIDS karena memang ada mandatori dari pusat untuk segera eliminasi tiga penyakit ATM yakni AIDS, TBS, dan Malaria. Nah, untuk mendukung upaya pemerintah mulai dari pusat sampai daerah, kami dari Biro Kesra memfokuskan Germas tahun 2026 ini spesifik untuk tema HIV/AIDS,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DIY, dr. Ari Kurniawati, yang hadir sebagai narasumber mengatakan, Dinkes DIY memiliki program STOP HIV yang terdiri dari Suluh, Temukan, Obati, dan Pertahankan. Program ini dilakukan untuk penanggulangan HIV/AIDS di DIY.

“Pertama, Suluh itu edukasi memberikan pemahaman. Mereka harus dikasih tahu dulu HIV ini apa, penularannya gimana. Kemudian Temukan. Kita harus menemukan agar bisa segera diobati dan dicegah dari penularan. Lalu Obati yakni orang-orang yang dites seharusnya dipahamkan kalau misalnya positif harus diapakan. Dan terakhir yakni Pertahankan orang-orang yang sudah positif untuk minum obat secara rutin,” kata dr. Ari.

Lebih lanjut dr. Ari mengatakan, Three Zero merupakan target global untuk HIV. Three Zero tersebut yang pertama yakni tidak ada penularan, lalu tidak ada orang dengan HIV/AIDS yang meninggal dunia, serta menghapus stigma negatif dari masyarakat terhadap orang dengan HIV/AIDS.

“Harapannya tidak ada kasus baru karena semua yang berisiko sudah ditemukan, diobati, selesai,” ujarnya.

Selain dr. Ari, hadir pula narasumber lain yakni Prof. Yanri Wijayanti Subronto dari UGM dan Laurensia Ana Yuliastuti dari Yayasan Victory Plus. Dalam pemaparannya, narasumber menyampaikan tentang kebijakan HIV/AIDS di DIY, program penanganan HIV AIDS serta advokasi, urgensi, strategi implementasi, dan keberlanjutan program HIV/AIDS.

Adapun Germas sendiri merupakan gerakan nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan masyarakat dalam berperilaku hidup sehat. Pendekatan Germas tidak hanya berfokus pada sektor kesehatan, tetapi juga mengedepankan kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perilaku hidup sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....