Gemarikan Pringgokusuman Dorong Gizi Sehat dan Ekonomi Warga

  • 28 Mar 2026 11:42 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) digelar di wilayah Pringgokusuman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat, 27 Maret 2026. Kegiatan ini menyasar kelompok ibu rumah tangga dan siswa sekolah dasar sebagai upaya meningkatkan kesadaran gizi di kawasan padat penduduk tersebut.

Wilayah Pringgokusuman dinilai memiliki potensi besar dalam penguatan edukasi kesehatan masyarakat. Dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi, pendekatan berbasis keluarga dan pendidikan dasar dianggap menjadi strategi efektif dalam menanamkan kebiasaan konsumsi ikan secara berkelanjutan sejak usia dini.

Kegiatan ini turut melibatkan Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Raden Stevanus Christian Handoko. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi sekaligus memperkuat dampak program di tengah masyarakat.

Dalam sosialisasi tersebut, disampaikan pesan utama bahwa ikan merupakan sumber pangan yang mudah diperoleh dan terjangkau. Selain itu, konsumsi ikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan dan kecerdasan, sekaligus sebagai langkah pencegahan stunting pada anak. “Ikan itu mudah dan murah, namun memiliki manfaat luar biasa untuk kesehatan dan tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Semangat kebersamaan dalam Kampanye Gemarikan di Pringgokusuman, Yogyakarta. (Foto: Minni Gunawan)

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Minni Gunawan, praktisi dan mentor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) DIY sekaligus influencer Dislautkan DIY. Ia menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya ibu, dalam menentukan pola konsumsi pangan sehat bagi anggota keluarga, terutama anak-anak.

Selain edukasi gizi, peserta juga diberikan pengetahuan praktis mengenai cara memilih ikan segar. Ciri-ciri seperti mata jernih, insang berwarna merah segar, serta tekstur daging yang kenyal menjadi indikator utama yang diperkenalkan kepada masyarakat. “Dengan mengetahui ciri ikan segar, masyarakat bisa memastikan kualitas konsumsi sehari-hari,” katanya.

Tak hanya berfokus pada kesehatan, kegiatan ini juga mendorong peningkatan ekonomi lokal melalui pemberdayaan pelaku UMKM sektor perikanan. Peningkatan konsumsi ikan diharapkan berdampak langsung pada pertumbuhan usaha masyarakat setempat. “Kegiatan ini bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....