Puasa Sehat Tingkatkan Metabolisme Tubuh dan Fungsi Otak Optimal

  • 10 Jul 2026 21:58 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Guru Besar Ilmu Gizi IPB University sekaligus Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) IPB University, Hardinsyah, menjelaskan bahwa puasa tidak hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan apabila dijalankan dengan pola makan yang tepat. Hal tersebut disampaikannya dalam IPB Podcast yang tayang di kanal YouTube IPB TV, saat membahas hubungan antara puasa, metabolisme tubuh, dan fungsi otak.

Menurut Prof. Hardinsyah, puasa membantu tubuh melakukan penyesuaian metabolisme sehingga berbagai organ dapat bekerja lebih efisien. Proses adaptasi tersebut tidak hanya mendukung kesehatan secara umum, tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap kemampuan otak dalam berkonsentrasi dan mengingat informasi. "Puasa bukan hanya membuat seseorang menahan lapar dan haus. Ketika dilakukan dengan pola makan yang baik, puasa dapat membantu tubuh melakukan proses penyesuaian metabolisme sehingga kesehatan tetap terjaga, bahkan dapat memberikan dampak positif terhadap fungsi otak dan kemampuan mengingat," ujarnya.

Ia menekankan bahwa manfaat puasa akan lebih optimal apabila diimbangi dengan pemenuhan kebutuhan gizi yang seimbang saat sahur maupun berbuka. Asupan energi, protein, vitamin, mineral, serta cairan yang cukup diperlukan agar tubuh tetap memiliki tenaga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa mengalami penurunan kondisi fisik.

"Yang paling penting bukan hanya berpuasa, tetapi bagaimana kita mempersiapkan sahur dan berbuka dengan makanan yang bergizi seimbang. Jika kebutuhan energi, protein, vitamin, mineral, dan cairan terpenuhi, maka tubuh akan tetap bugar, aktivitas sehari-hari dapat berjalan dengan baik, dan manfaat puasa bisa dirasakan secara maksimal," ucapnya.

Selain memperhatikan pola makan, Prof. Hardinsyah mengingatkan pentingnya menerapkan gaya hidup sehat selama menjalankan puasa. Ia menganjurkan masyarakat untuk tetap memenuhi kebutuhan cairan, memperoleh waktu istirahat yang cukup, serta rutin melakukan aktivitas fisik sesuai kemampuan agar proses metabolisme tubuh tetap berjalan dengan baik.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa manfaat puasa tidak hanya dirasakan pada kesehatan fisik, tetapi juga dapat mendukung fungsi kognitif, seperti meningkatkan konsentrasi, menjaga daya ingat, dan memelihara kesehatan otak. Menurutnya, kebiasaan menjalankan puasa dengan pola hidup yang sehat dapat memberikan dampak positif bagi kualitas hidup dalam jangka panjang.

Melalui IPB Podcast, Prof. Hardinsyah berharap masyarakat semakin memahami bahwa manfaat puasa tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menahan lapar dan haus, tetapi juga oleh kebiasaan menjaga pola makan bergizi seimbang, mencukupi waktu istirahat, dan menerapkan gaya hidup sehat. Dengan cara tersebut, manfaat puasa bagi kesehatan tubuh maupun fungsi otak dapat dirasakan secara lebih optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....