Kesadaran Imunisasi Rendah, Kasus Campak di DIY Meningkat

  • 15 Mar 2026 20:48 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kasus campak di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terpantau meningkat beberapa waktu terakhir. Pada awal tahun 2026 ini, tercatat ratusan kasus suspek dengan puluhan kasus dinyatakan positif.

Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UMY, Bambang Edi Susyanto mengatakan, peningkatan kasus campak sudah terlihat sejak tahun lalu. Dan hingga awal tahun ini, kasusnya berlanjut di Kota Yogyakarta dan Sleman.

”Namun kasus Campak di DIY hingga kini masih dapat dikendalikan dan perkembangannya terus dipantau,” ujarnya melalui pernyataan tertulis, Minggu, 15 Maret 2026.

Salah satu penyebab meningkatnya campak akibat masih ada anak-anak yang belum mendapat imunisasi lengkap. Situasi ini diperparah, adanya penundaan imunisasi selama masa Pandemi Covid-19, serta munculnya keraguan terhadap vaksinasi.

”Ketika ada anak yang tidak terlindungi atau tidak tervaksinasi, virus campak akan sangat mudah menyebar,” katanya. ”Karena penyakit ini memang sangat menular.”

Penyakit Campak memiliki gejala awal yang menyerupai penyakit infeksi lainnya. Gejala tersebut biasanya dimulai dengan demam tinggi yang disertai batuk, pilek, serta mata merah, dan setelah beberapa hari, muncul ruam kemerahan pada kulit.

”Biasanya bermula dari wajah kemudian menyebar ke seluruh bagian tubuh,” ujarnya. ”Campak juga dapat menimbulkan berbagai komplikasi, terutama pada bayi dan anak dengan daya tahan tubuh yang rendah.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....