Tak Ingin Publik Jadi Korban, BBPOM Yogyakarta Edukasi Penggunaan Obat

  • 25 Feb 2026 23:54 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Yogyakarta menggelar kegiatan edukasi penggunan obat aman di Pasar Bantul, 25 Februari 2026. Langkah ini, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengonsumsi produk farmasi yang aman bagi tubuh.

Dari pantauan RRI, BBPOM memajang sejumlah obat-obatan yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Obat-obatan tersebut meliputi obat alam tanpa izin edar, obat bahan alam mengandung bahan kimia obat (BKO), obat palsu, serta obat yang ditarik dari peredaran.

Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Madya BBPOM Yogyakarta, Wulandari mengatakan, sebagian masyarakat masih belum mengetahui tentang bahaya produk tersebut. Untuk itu, BBPOM akan terus memberikan sosialisasi kepada masarakat terutama lansia.

“Ini kami memajang contoh-contoh obat setelan istilahnya. Dan obat-obatan ini berbahaya bagi tubuh. Tadi masyarakat yang ke sini juga ada yang mengaku sering mengkonsumsi karena tidak tahu,” ucapnya.

Terlebih, Wulandari menyoroti golongan obat bahan alam mengandung bahan kimia obat. Kandungan bahan kimia yang tanpa ukuran yang jelas, dapat berakibat buruk bagi kesehatan tubuh.

“Khasiatnya memang ces pleng (cepat), tapi nanti bisa merusak organ tubuh karena kandungan bahan kimianya tidak terukur. Jadi obat herbal itu seharusnya dari bahan alam, bukan ditambah bahan kimia obat,” ujarnya.

Meski begitu, pihaknya mengaku jika obat-obatan tersebut sulit dihilangkan. Pasalnya, produk-produk tersebut hingga kini masih beredar di pasaran.

“Iya (masih beredar). Biasanya lewat jalur ilegal ya, di pasar tradisional atau di toko-toko pinggiran,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....