Tips Menghindari Kurang Darah
- 22 Feb 2026 16:07 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Meskipun bulan puasa, tetapi kegiatan donor darah tetap berlangsung. Timbul keinginan untuk donor darah, tetapi di satu sisi takut mengalami kurang darah. Berikut ada beberapa tips untuk menghindari kurang darah. Seperti disampaikan Warjiyani, Humas Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kepada RRI Minggu, 22 Februari 2026 siang.
Poin pertama adalah mempraktekkan pola makan bergizi seimbang. Terdiri dari aneka ragam makanan, termasuk sumber pangan hewani yang kaya zat besi dalam jumlah proporsional. Makanan yang kaya sumber zat besi misal hati, ikan, daging, unggas, buah-buahan. Makanan ini meningkatkan penyerapan zat besi karena mengandung vitamin C yang tinggi
Poin kedua adalah makan makanan yang berserat dan kaya nutrisi. Misal mengonsumsi beras merah yang mengandung karbohidrat, serat alami dan zat besi untuk menaikkan sel-sel darah.
Upaya ketiga adalah perbanyak asupan garam. Tubuh membutuhkan 115 miligram sodium per hari untuk hidup sehat, 1 sendok teh mengandung 2000 miligram sodium. Sedangkan menurut United Kingdom Reference Nutrient Intakes, batas minimum 575 mg dan maksimum 1600 mg. WHO menganjurkan sodium 2400 mg atau sekitar 1 sendok teh garam per hari.
Penting untuk menghindari pola makan yang tidak sehat. Misal minum kopi berlebihan, alkohol, junkfood, serta diet ketat untuk makanan tertentu. Begadang juga harus dihindari. Meskipun tekanan darah rendah dapat dinaikkan dengan minum kafein dalam kadar terkontrol. Namun tetap harus diwaspadai kadar kolesterol dan hipertensi.
Warjiyani juga menekankan pentingnya minum air putih, karena sangat diperlukan tubuh. Usahakan minum 8 gelas per hari Namun saat puasa berarti diatur pola minum masing-masing individu. Misal sebelum bangun sahur, saat sahur, saat berbuka, setelah sholat maghrib, setelah makan malam. Kemudian setelah sholat isya, setelah sholat tarawih, dan sebelum tidur.
Selanjutnya lakukan olahraga cukup. Olahraga akan memperlancar aliran darah sehingga perputaran darah akan lancar. Hemogloibin yang tersedia akan mengikat oksigen. Olahraga yang dilakukan rutin akan membantu mengatasi darah rendah. Hanya saja, jangan lakukan olahraga pada saat tekanan darah turun atau anemia. Hal ini akan membuat stamina turun, lemah, pusing dan tak bertenaga
Poin terakhir adalah konsultasi ke dokter. Jika beberapa upaya sudah dilakukan namun kadar darah masih kurang segera konsultasi ke dokter. Kekurangan darah (anemia) masih dianggap sepele oleh banyak orang. Padahal ketersediaan darah yang sehat dan mencukupi sangat membantu manusia dalam melakukan aktifitas sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....