Hanya 5 Menit Setiap Hari Turunkan Resiko Kematian
- 31 Jan 2026 09:48 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Berapa lamakah aktivitas fisik yang dibutuhkan oleh tubuh dalam satu hari? Sebuah jurnal terbaru tahun 2026 mencatatkan bahwa olahraga/aktivitas fisik 5 menit setiap hari dapat menurunkan resiko kematian.
Jurnal ilmiah terbaru tahun 2026 yang dipublikasikan di The Lancet, seperti dikutip dari unggahan akun seorang dokter dan juga seorang influencer @adamprabata menyebutkan demikian. Studi ini adalah individual participant data meta-analysis dari kohort prospektif dengan populasi penelitian lebih dari 40.000 partisipan, berasal dari Amerika Serikat, Norwegia, dan Swedia.
| Baca juga: Waspadai Ebola, Gejalanya Mirip Flu |
Penelitian ini mengevaluasi dua variabel utama, yaitu yang pertama perubahan aktivitas fisik intensitas sedang–berat dan yang kedua durasi waktu sedentari atau duduk juga bermalas-malasan. Ketika penelitian tersebut dikaitkan dengan kematian, hasilnya cukup mengejutkan.
Dalam penelitian tersebut didapat emuan utama yang paling relevan secara klinis. Di antaranya adalah peningkatan aktivitas fisik sedang-berat sebesar 5 menit per hari pada individu, dengan tingkat aktivitas terendah berasosiasi dengan penurunan risiko kematian sekitar 6 persen.
Temuan menarik lainnya adalah pengurangan waktu sedentari atau bermalas-malasan sebesar 30 menit per hari, ternyata berasosiasi dengan penurunan risiko kematian sekitar 3 persen. Seperti diinformasikan dalam unggahan tersebut, bahwa aktivitas fisik ringan hingga sedang yang dilakukan konsisten memiliki manfaat, di antaranya memperbaiki fungsi endotel pembuluh darah, meni ngkatkan sensitivitas insulin, menurunkan inflamasi sistemik derajat rendahserta mampu memperbaiki regulasi metabolik dan kardiovaskular.
Sebaliknya, durasi sedentari atau rebahan yang panjang berkorelasi dengan disfungsi metabolik, peningkatan risiko kardiovaskular hingga peningkatan pada risiko kematian.
Perubahan aktivitas fisik dan penurunan waktu untuk bermalas-malasan, meskipun sedikit, ternyata berasosiasi dengan penurunan risiko kematian. Jadi, apakah masih mau bermalas-malasan?
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....