Mahasiswa UGM Ciptakan Mesin FEMIXA Olah Limbah Pakan Kacang Hijau
- 06 Sep 2026 20:59 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, YOGYAKARTA — Melimpahnya hasil samping industri pangan membuka peluang pengembangan bahan pakan alternatif, salah satunya ampas kacang hijau. Pemanfaatannya di tingkat peternak memerlukan proses pengolahan yang tepat, terutama dalam penanganan bahan dan penyesuaian kadar air yang tinggi.
Kondisi tersebut ditemui di Peternakan Way Farm Yogyakarta. Peternak setempat, Laut, menyampaikan bahwa pasokan ampas kacang hijau yang diterima mencapai 400 kilogram per hari, namun yang termanfaatkan sebagai pakan baru sekitar 240 kilogram karena bahan cepat rusak.
Menjawab persoalan tersebut, tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) menghadirkan FEMIXA, inovasi mekanisasi untuk mengolah dan mencampur ampas kacang hijau dengan bahan pakan lain. FEMIXA dikembangkan melalui Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan Iptek (PKM-PI).
Anggota Tim Mahasiswa UGM Muhammad Haidillah Farhan menjelaskan bahwa pencampuran manual dalam volume ratusan kilogram menyita waktu dan tenaga, serta sulit menghasilkan adonan pakan yang homogen.
"Dengan mekanisme pencampuran bertenaga motor pada FEMIXA, efisiensi kerja peternak meningkat signifikan dan kualitas pencampuran pakan menjadi lebih konsisten," katanya di Yogyakarta pada Jumat, 4 September 2026.
FEMIXA bekerja dengan mengaduk ampas kacang hijau bersama bahan pakan lain secara mekanis menggunakan motor penggerak. Mengingat keterbatasan akses listrik di lokasi peternakan, mesin ini dilengkapi dengan sistem energi surya sebagai sumber daya operasionalnya.
Inovasi ini diharapkan dapat membantu peternak mengolah pakan secara praktis sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan limbah industri pangan secara ramah lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....