Wilayah Kemarau Bertambah Awal Agustus

  • 05 Agt 2026 13:36 WIB
  •  Yogyakarta
Poin Utama
  • Jumlah wilayah yang memasuki musim kemarau terus bertambah pada awal Agustus 2026 berdasarkan data BMKG.
  • Perkembangan musim kemarau terjadi secara bertahap dimulai sejak bulan April 2026.
  • BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai dampak negatif dari kekeringan di berbagai daerah Indonesia.

RRI.CO.ID, Jakarta - Jumlah wilayah yang memasuki musim kemarau terus bertambah pada awal Agustus 2026. BMKG mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kekeringan.

Data BMKG menunjukkan musim kemarau kini meluas di berbagai daerah Indonesia. Kondisi tersebut dipengaruhi perkembangan musim yang terjadi bertahap sejak April.

Sebagian besar Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, serta sejumlah wilayah Sumatra dan Kalimantan telah memasuki kemarau. Beberapa daerah lain juga mulai mengalami penurunan intensitas hujan.

BMKG menjelaskan puncak musim kemarau diperkirakan berlangsung sepanjang Agustus di mayoritas wilayah Indonesia. Kondisi itu berpotensi meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran lahan.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengatakan, Kondisi ini harus mulai diantisipasi seluruh lapisan masyarakat.

Menurut BMKG, masyarakat perlu menghemat penggunaan air dan menjaga kesehatan selama cuaca kering. Pemerintah daerah juga diminta menyiapkan langkah mitigasi sesuai kondisi wilayah.

Secara klimatologis, musim kemarau 2026 diprediksi lebih kering dibanding kondisi normal. BMKG juga memperkirakan pengaruh El Nino dapat memperkuat dampak kemarau hingga beberapa bulan mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....