Peneliti BRIN Beberkan Tahapan Pengolahan Pangan Aman di Rumah

  • 05 Agt 2026 10:13 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Tidak semua bahan pangan dapat dikonsumsi langsung secara segar dari alam. Sebagian besar memerlukan rantai proses pengolahan yang tepat demi menjamin keamanan, memperpanjang masa simpan, serta meningkatkan cita rasa.

Pentingnya pemahaman mengenai tahapan pengolahan pangan yang aman ini disampaikan oleh Peneliti BRIN dan Perhimpunan Peneliti Indonesia Dedy Husnurrofiq saat siaran Mbangundesa di Pro 4 RRI Yogyakarta.

Dedy menjelaskan bahwa pengolahan pangan merupakan rangkaian panjang yang berurutan. Tahapan tersebut dimulai dari pemilihan bahan baku segar yang bebas dari kerusakan, pembersihan menggunakan air mengalir untuk meminimalisasi kotoran dan mikroorganisme, hingga proses pemanasan seperti merebus, mengukus, atau menggoreng.

"Pemanasan ini krusial tidak hanya untuk melembutkan tekstur dan memunculkan aroma, tetapi juga untuk membunuh bakteri penyebab penyakit," katanya, Senin, 3 Agustus 2026.

Selain proses pemanasan, Dedy mengimbau masyarakat untuk memperhatikan wadah pangan dan tidak menyamakan wadah penyajian seperti piring atau mangkuk dengan kemasan seperti botol, kaleng, atau pouch. Banyak orang sering lalai menggunakan wadah yang tidak teruji food grade atau mengandung BPA yang berpotensi bahaya saat terkena suhu panas.

Sebagai penutup, proses penyimpanan yang sesuai seperti penggunaan lemari pendingin untuk bahan segar atau tempat kering untuk produk olahan menjadi kunci menjaga kandungan gizi dan mutu makanan.

"Prinsip keamanan pangan ini sangat mudah diterapkan di rumah melalui kebiasaan sederhana: rajin mencuci tangan, memisahkan bahan mentah dari makanan matang, memasak hingga matang sempurna, dan bijak memilih wadah penyajian," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....