Jepang hingga Jerman Butuh Tenaga Terampil, Lulusan SMK Punya Peluang Besar

  • 31 Mei 2026 17:13 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Kebutuhan tenaga kerja terampil di sejumlah negara maju membuka peluang yang semakin luas bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Indonesia untuk berkarier di luar negeri. Negara-negara maju seperti Jepang, Korea Selatan, Jerman, hingga beberapa negara di Timur Tengah saat ini masih membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri.

Peluang tersebut dinilai sejalan dengan kondisi Indonesia yang sedang memasuki masa bonus demografi. Jumlah penduduk usia produktif yang besar menjadi modal penting untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja di pasar global.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, mengatakan pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap bersaing di tingkat internasional. Menurutnya, lulusan SMK tidak hanya memiliki peluang bekerja di dalam negeri, tetapi juga di berbagai negara yang membutuhkan tenaga kerja terampil.

"Saat ini banyak negara kekurangan tenaga kerja karena usia produktif mereka tidak mampu memenuhi kebutuhan dunia industri. Sementara Indonesia memiliki bonus demografi yang harus dimanfaatkan dengan baik," ujar Tatang dalam webinar SMK Berani Mendunia: Sekolah di Indonesia Berkarier di Dunia, Jumat, 29 Mei 2026.

Ia menegaskan bahwa dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan individu yang unggul secara akademik. Kemampuan beradaptasi, kedisiplinan, dan keterampilan praktis menjadi faktor penting yang dicari oleh perusahaan di berbagai negara.

Menurut Tatang, siswa SMK tidak perlu merasa minder karena memiliki peluang yang sama untuk sukses di dunia kerja global. Ia mendorong para siswa untuk terus meningkatkan kompetensi, menguasai teknologi, dan memperkuat kemampuan bahasa asing agar lebih siap menghadapi persaingan internasional.

"Jangan minder jadi anak SMK karena dunia hari ini tidak hanya mencari orang pintar, tetapi juga orang yang terampil, disiplin, dan mau belajar. Masa depan adalah milik mereka yang siap beradaptasi dan berani melangkah melampaui batas," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....