Kemendikdasmen Dorong Lulusan SMK Bersaing di Pasar Kerja Internasional
- 31 Mei 2026 14:36 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk memanfaatkan peluang kerja di luar negeri yang terus meningkat seiring kebutuhan tenaga kerja terampil di berbagai negara.
Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, mengatakan Indonesia memiliki peluang besar untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja di negara-negara maju seperti Jepang, Korea Selatan, Jerman, dan sejumlah negara di Timur Tengah yang saat ini mengalami kekurangan tenaga kerja usia produktif.
Menurutnya, kondisi tersebut sejalan dengan bonus demografi yang tengah dialami Indonesia, di mana jumlah penduduk usia produktif terus meningkat dan diperkirakan mencapai puncaknya pada 2030.
“Jangan minder jadi anak SMK karena dunia hari ini tidak hanya mencari orang pintar, tetapi juga orang terampil, disiplin, dan mau belajar. Masa depan bukan milik mereka yang paling banyak teori, tetapi milik mereka yang siap beradaptasi dan berani melangkah ke luar batas,” ujarnya dalam webinar SMK Berani Mendunia, Sekolah di Indonesia Berkarier di Dunia, Jumat 29 Mei 2026.
Tatang menyebut Kemendikdasmen telah memberangkatkan lebih dari 3.000 lulusan SMK untuk bekerja di berbagai negara. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa lulusan pendidikan vokasi Indonesia mampu bersaing di pasar kerja global.
“Mereka adalah bukti nyata bahwa SMK mendunia bukan slogan semata. Jangan pernah membatasi cita-citamu. Kuasai teknologi, kuasai bahasa asing, jaga integritas serta kuatkan karakter,” katanya.
Sementara itu, Direktur SMK Kemendikdasmen, Arie Wibowo Khurniawan menjelaskan pihaknya telah menyiapkan Program Kelas Kebekerjaan Luar Negeri SMK 3+1 untuk meningkatkan kesiapan lulusan bekerja di luar negeri.
Melalui program tersebut, siswa mendapatkan tambahan pembelajaran berupa penguasaan bahasa asing, kompetensi sesuai standar negara tujuan, kesiapan fisik dan mental, serta literasi hukum dan keuangan.
“Peluang kerja luar negeri bagi lulusan SMK sangat besar, tetapi harus dijawab dengan kesiapan bahasa, kompetensi, sertifikasi, dan perlindungan,” ujar Arie.
Kemendikdasmen juga terus memperkuat transformasi SMK melalui pengembangan kurikulum, kemitraan dengan dunia industri, serta peningkatan layanan kesiswaan guna mendukung daya saing lulusan di tingkat global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....