Ribuan Siswa Adu Pintar di SMA GDA dalam Jenius Science Olympiad 2026

  • 25 Apr 2026 20:04 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - SMA Global Darussalam Academy (GDA) sukses menjadi tuan rumah ajang bergengsi Jenius Science Olympiad (JSO) 2026 pada hari, Sabtu, 25 April 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen sekolah dalam mendorong pengembangan potensi akademik siswa, khususnya di bidang sains, sekaligus menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat di kalangan pelajar.

PIC Kegiatan dari GDA, Iis Wiyanto mengatakan, kegiatan Jenius Science Olympiad 2026 diikuti oleh 1.843 peserta dari berbagai sekolah tingkat TK, SD, dan SMP sederajat. Para peserta berkompetisi dalam beberapa bidang lomba, seperti Matematika, IPA, IPS, dan Bahasa Inggris. Kompetisi ini dirancang untuk menguji kemampuan berpikir kritis, analitis, serta kreativitas siswa dalam menyelesaikan berbagai persoalan ilmiah.

"Kali ini GDA bekerja sama dengan Chaanakya Academy mengadakan kegiatan lomba matematika, IPA, Bahasa Inggris, dan IPS. Peserta terhitung total 1.843. Ini adalah lomba final provinsi yang akan disaring menuju final nasional," katanya.

Selain kompetisi utama, kegiatan ini juga diramaikan dengan bazar makanan, minuman, sesi informasi dan school tour. Suasana kompetisi berlangsung dengan penuh antusiasme, terlihat dari semangat para peserta dalam mengikuti setiap tahapan lomba.

Penyelenggaraan Jenius Science Olympiad 2026 di SMA Global Darussalam Academy diharapkan dapat menjadi agenda yang terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan misi GDA dalam menumbuhkan jiwa kepemimpinan berdaya saing global, membentuk karakter yang menjunjung tinggi etika, kejujuran, dan tanggung jawab, serta mengembangkan kemampuan berpikir ilmiah, kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMA Global Darussalam Academy kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang berorientasi pada pembentukan pemimpin masa depan yang berprestasi, berkarakter, dan berwawasan global.

Jenius Science Olympiad (JSO) yang dimiliki oleh Yayasan Intan Mulia berkolaborasi dengan Chaanakya Ekadanta Academy merupakan salah satu ajang kompetisi akademik berjenjang di Indonesia yang dirancang untuk mengembangkan potensi intelektual sekaligus karakter peserta didik sejak usia dini. Kompetisi ini terbuka untuk jenjang TK, SD/MI, hingga SMP/MTs, sehingga menjadi ruang awal bagi siswa untuk mengenal dunia olimpiade dan budaya berprestasi dalam bidang akademik.

Secara konseptual, JSO tidak hanya berfungsi sebagai lomba untuk mencari juara, tetapi juga sebagai sarana pembinaan kemampuan berpikir dan pembentukan karakter. Hal ini tercermin dari slogan yang diusung, yaitu 'Jujur Itu Juara' Slogan tersebut menegaskan bahwa nilai kejujuran, sportivitas, dan integritas menjadi bagian penting dalam proses kompetisi.

Peserta tidak hanya dituntut unggul secara kognitif, tetapi juga memiliki sikap yang baik dalam menghadapi persaingan. Selain itu, ajang seperti JSO juga berperan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih dinamis, di mana siswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga diuji melalui pengalaman nyata.

"Tujuan dari kegiatan lomba ini tentunya adalah untuk melatih jiwa kompetisi siswa-siswa yang ada di DIY khususnya dalam bidang matematika, IPA, Bahasa Inggris, dan IPS," ucapnya.

Jenius Science Olympiad (JSO) adalah kompetisi akademik berjenjang yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian nilai, tetapi juga pada pengembangan karakter dan pola pikir siswa. Dengan cakupan mata pelajaran yang komprehensif dan sistem kompetisi yang terstruktur, JSO menjadi salah satu wadah penting dalam membentuk generasi muda yang cerdas, kompetitif, dan berintegritas.

"Harapannya ke depan, kegiatan ini akan terus berlanjut dan tentunya pesertanya bisa semakin lebih banyak," ujarnya.

GDA merupakan sekolah kandidat International Baccalaureate Diploma Programme (IB DP), yaitu program pendidikan internasional bergengsi yang berfokus pada pengembangan siswa secara holistik, mencakup aspek akademik, karakter, serta wawasan global.

Sebagai sekolah kandidat IB DP, GDA sedang dalam proses menuju otorisasi resmi untuk menyelenggarakan program tersebut. Hal ini menunjukkan komitmen kuat GDA dalam menghadirkan standar pendidikan internasional yang menekankan pada critical thinking, inquiry-based learning, serta pembentukan profil pelajar global (IB Learner Profile).

Status kandidat ini juga mempertegas posisi GDA sebagai institusi pendidikan yang berorientasi global, selaras dengan visinya dalam mencetak pemimpin kelas dunia. Melalui pendekatan IB, siswa didorong untuk menjadi pribadi yang reflektif, komunikatif, berprinsip, serta memiliki kepedulian terhadap isu-isu global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....