Satu Juta Akun TikTok Diblokir
- 15 Apr 2026 12:55 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pemerintah menyebut langkah ini sebagai kemenangan awal besar.Penertiban akun anak di ruang digital dilakukan serius.Hampir satu juta akun TikTok berhasil diblokir pemerintah.
Langkah ini merupakan implementasi aturan perlindungan anak nasional.Aturan tersebut tertuang dalam PP Tunas tahun 2025.
Menteri Komunikasi dan Digital menegaskan capaian tersebut penting. Ia menyebut langkah ini sebagai kemenangan awal bersama. “Kami apresiasi langkah TikTok lindungi anak Indonesia,Ini kemenangan awal bagi publik dan orang tua,” ujarnya.
Data menunjukkan 780 ribu akun telah dinonaktifkan. Jumlah tersebut tercatat hingga tanggal sepuluh April lalu. Pemerintah memperkirakan angka kini mendekati satu juta akun. Perhitungan berdasarkan rata-rata penonaktifan akun setiap hari.
Penonaktifan menyasar pengguna berusia di bawah enam belas tahun. Kebijakan ini sesuai batas usia minimum penggunaan platform. TikTok menjadi platform pertama melaporkan penertiban akun anak. Langkah ini dinilai sebagai bentuk kepatuhan regulasi nasional.
Pemerintah menilai transparansi ini penting bagi pengawasan digital. Pelaporan dianggap sebagai indikator komitmen platform global.
Selain TikTok, platform lain juga diminta mengikuti kebijakan serupa. Pemerintah berharap langkah ini menjadi standar baru industri. “Kami harapkan platform lain segera lakukan penyesuaian, Mereka wajib melaporkan jumlah akun yang ditindak,” katanya.
Pengawasan akan terus dilakukan secara berkala oleh pemerintah. Pemantauan bertujuan memastikan kepatuhan berjalan konsisten ke depan. Langkah ini juga menjawab kekhawatiran orang tua Indonesia. Keamanan anak di media sosial menjadi perhatian utama.
Kebijakan ini menandai era baru perlindungan anak digital. Kolaborasi pemerintah dan platform dinilai semakin kuat. Ke depan, regulasi akan terus diperketat demi keamanan pengguna. Perlindungan anak menjadi prioritas utama ruang digital nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....