Siap Danai Riset, LPDP dan Muhammadiyah Berkolaborasi
- 21 Feb 2026 22:50 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, meresmikan kolaborasi strategis. Langkah itu terkait pendanaan riset melalui skema RISPRO Invitasi Berkemajuan.
Penandatanganan perjanjian tersebut dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Kamis, 19 Februari 2026. Penandatanganan itu menandai komitmen bersama dalam mendorong daya saing nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Sebanyak 26 proposal penelitian dari 13 perguruan tinggi terpilih dalam skema ini. Tidak hanya dari jaringan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), tetapi juga dari perguruan tinggi negeri seperti Universitas Indonesia dan Universitas Jenderal Soedirman.
Direktur Fasilitasi Riset LPDP, Ayom Widipaminto menyatakan, penguatan ekonomi berbasis inovasi butuh kolaborasi multipihak berkelanjutan. Sehingga, pendanaan riset tidak harus bergantung pada skema konvensional berbasis APBN.
”Pendanaan bersama ini menjadi langkah konkret untuk mempercepat transformasi ekonomi nasional,” ucapnya. ”Inovasi yang dihasilkan harus berdampak nyata dan berkontribusi pada penguatan daya saing Indonesia di tingkat global.”
Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah, Bambang Setiaji menegaskan, kolaborasi ini mencerminkan komitmen Muhammadiyah. Yaitu dalam mengambil peran aktif, pada pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Kolaborasi ini bentuk tanggung jawab moral sekaligus kontribusi nyata Muhammadiyah dalam mendukung pembangunan nasional berbasis inovasi,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....